Rabu, 26 Juli 2023

Pendapat Pemikir Agama tentang Teori Evolusi

Kita bakal bahas Teori Evolusi (lagi), akan tetapi kali ini Aku gak bakal bahas dari segi sains, tapi lebih ke sisi sosial dan Teologi; yaitu bagaimana tanggapan masyarakat dan pemikir agama terkait topik ini. Aku bakal bahas dari 3 atau 4 agama: Kristiani (katolik & protestan), Islam (sunni & shia), juga Buddha & Hindu. Sebelum mulai Aku bakal membahas dulu terminologi penting yang bakal banyak disebut di post ini:

1). Kreasonisme; merujuk pada kepercayaan agama abrahamik yang menyatakan kalau makhluk hidup diciptakan (Tuhan) dalam bentuk sempurnanya tanpa evolusi. Disebut juga Penciptaan, yg menolak 100% evolusi pada seluruh makhluk hidup.
2). Evolusi Teistik adalah variasi dari Kreasonisme, yg mengakui Evolusi terjadi, akan tetapi menyatakan Tuhanlah yg menciptakan mekanisme evolusi tsb. Alias mengakui evolusi, tapi tidak 100%, Ada beberapa varian dari evolusi teistik:

 - Human Exceptionalism; yg menyatakan kalau hewan dan tumbuhan berevolusi, tapi manusia tidak berevolusi, dan diciptakan langsung dalam bentuk sempurnanya.
 - Adamic Exceptionalism; yg menyatakan kalau hewan dan tumbuhan berevolusi, dan manusia juga berevolusi, tapi adam adalah manusia yang berbeda dari manusia purba yang berevolusi di bumi. So manusia diyakini berevolusi, tapi adam tidak, dan langsung diturunkan dari surga dalam bentuk sempurnanya.
 - No Exception; Yg menyatakan kalau hewan dan tumbuhan berevolusi, dan manusia juga berevolusi, dan adam juga berevolusi dari manusia purba tsb, akan tetapi semua proses tsb tetap dengan kehendak Tuhan.
 
So setelah tahu semua terminologi tsb, mari kita bahas bagaimana pandangan para pemikir agama tentang evolusi. Well karena di Indonesia Myoritas Islam, mari kita mulai dari Islam dulu.

๐—•๐—ฎ๐—ด๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐—œ : ๐—œ๐˜€๐—น๐—ฎ๐—บ
Dalam Islam, teori evolusi adalah topik yang sangat kontroversial, beberapa negara seperti saudi arabia, oman, algeria, dan moroko bahkan membanned pengajaran teori evolusi di sekolah (data dari M. Alassiri 2020). Tapi tentu gk semua muslim punya pendapat yang sama, Teori evolusi sendiri diajarkan di banyak negara (mayoritas) Islam, seperti Indonesia atau Pakistan, akan tetapi pengajaran Evolusi manusia seringkali tidak diajarkan.

Zakir Naik dikenal sebagai seorang kreasonisme, yg menolak sepenuhnya kalau evolusi terjadi, bukan hanya pada manusia, juga pada semua makhluk hidup, mengatakan kalau "Evolusi cuman Teori, belum jadi hukum atau fakta".

Harun Yahya atau Adnan Oktar juga punya pandangan yang sama, dan menciptakan buku terkenalnya "Keruntuhan Evolusi" atau "Atlas of Creation" yg isinya berargumen kalau Evolusi pada semua makhluk hidup tidak terjadi, yang ada hanya penciptaan.

Pemikir Islam lain yg menganut Kreasonisme diantaranya Seyeed Hossen Nasr (2006), muridnya Osman Bakar (1984), Shaikh Mabud (1991), Mohammad Shihabuddin Nadvi (1998), dan kebanyakan masyarakat Islam di Indonesia juga menganut kreasonisme, terutama guru yg mana orang tua dan orang2 kolot, akan tetapi data dari survey pada 2009 oleh McGill Research menunjukan kalau anak (Islam) SMA yg lebih berpendidikan (di indonesia), lebih mendukung Evolusi Teistik daripada kreasonisme (sekitar 85%).

Di sisi lain Nuh Ha Mem Keller (2011), seorang sarjana Islam di amerika, mendukung "human exceptionalism" dari evolusi teistik, dan menyatakan kalau evolusi hanya terjadi pada makhluk selain manusia (hewan/jamur/bakteria/tumbuhan), tapi tidak terjadi pada manusia. Yasir Qadhi, seorang imam sunni dari amerika, dan nazir Khan (2018) juga punya pendapat serupa, menyatakan kalau manusia berevolusi dari manusia purba itu bertentangan dengan qur'an.

Dr.David Solomon Jalajel punya pendapat yang berbeda, beliau mempercayai "adamic exceptionalism", yg basically menyatakan manusia berevolusi, dan manusia purba (homo sapiens) mungkin saja ada, akan tetapi adam tidak berevolusi dari manusia purba tsb, dan menyatakan kalau adam diciptakan secara "kunfayakun" dari tanah dan air di surga, kemudian diturunkan ke bumi, dan menggantikan semua manusia purba tsb, so pola evolusi tetap terjadi sesuai sains, tapi tidak pada adam. Jalajel menggunakan konsep tawaqquf, dan menyatakan kalau qur'an hanya mengatakan kalau adam diciptakan, tapi tidak menyatakan apakah sebelum adam diturunkan ke bumi, sudah ada manusia (purba) atau tidak. So sesuatu yg gk dibicarakan di qur'an gk bisa diambil kesimpulan gitu aja, bisa saja qur'an menyatakan kalau adam adalah manusia pertama di surga, tapi bukan di bumi.

Rena Dajani, seorang ahli biologi molekuler dari palestina yg juga beragama Islam, lebih memahami soal evolusi dari semua tokoh agama islam lainnya, so dia tahu yg dikatakan zakir naik & harun yahya itu nonsense dan bertentangan dengan sains, dan dia juga tahu kalau manusia juga berevolusi dan terbukti secara sains, termasuk bukti gen dan organ sisa evolusi dalam tubuh kita, yg gk mungkin ada kalau nenek moyang kita tidak berevolusi dari manusia purba. So walaupun dia muslim, dia masih tetap mengajarkan teori evolusi pada murid2nya sesuai sains, sebagaimana seharusnya sains itu sekuler, dan harus dipisah dari agama. Walau murid2nya mengakui evolusi terjadi, banyak dari mereka tetap menolak evolusi manusia karena alasan agama.

Para pemikir muslim lainnya yang yang setuju dengan teori evolusi diantaranya Mohamed Iqbal (2012), Israr Ahmad (2013), Basil Altaie (2018), dll. mereka biasanya menggunakan surat al anam ayat 133 : "Dan Tuhanmu Maha Kaya lagi mempunyai rahmat. Jika Dia menghendaki niscaya Dia memusnahkan kamu dan menggantimu dengan siapa yang dikehendaki-Nya setelah kamu (musnah), sebagaimana Dia telah menjadikan kamu dari keturunan orang-orang lain" <-- ayat diduga menyatakan kalau manusia berevolusi dari manusia lainnya, walau kebanyakan muslim menyatakan ini cuman menyatakan soal kelahiran manusia dari manusia lain, dan bukan soal evolusi.

๐—•๐—ฎ๐—ด๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐—œ๐—œ : ๐—ž๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐˜๐—ถ๐—ฎ๐—ป๐—ถ (๐—จ๐—บ๐—ฎ๐˜ ๐—ž๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐˜๐—ฒ๐—ป)
Teori evolusi diklaim bertentangan dengan interpretasi literal dari alkitab kejadian, akan tetapi banyak dari kalangan katolik dan protestan tidak mewajibkan mempercayai apa yg ada dalam alkitab secara literal, dan menyatakan kalau beberapa ayat bisa kita terjemahkan secara alegori atau metafora. Misal ketika Tuhan (Allah) berfirman menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari <-- ini bukan 6 hari secara literal (1 hari = 24 jam), tapi hanya metafora untuk menyatakan kalau Tuhan "menciptakan" langit dan isinya melalui proses dalam urutan tsb, atau bahkan secara instant dari perspektifnya.

Walau begitu Gk semua ayat alkitab dipercayai sebagai alegori juga, misal banyak yg mempercayai kalau Kejadian 5:5 yg menyatakan adam berusia 930 tahun adalah kejadian literal, dan banyak umat kristiani menganggapnya sebagai "miracle", gk peduli secara sains ini mustahil sekalipun. walau begitu spekulasi kalau adam punya ukuran jauh lebih tinggi dari kita dan berevolusi jadi lebih kecil seperti sekarang, ditolak oleh mayoritas umat kristiani; tidak seperti Islam yg kebanyakan umatnya mempercayai adam sebagai 60 hasta (menurut hadis abu huraira), kristiani tidak mengimani hal tsb (dalam sains juga bertentangan dengan square cube law), walau begitu keberadaan "giant" seperti goliath yg berkuran 2,7 m - +3m yg terdapat dalam Bilangan 13:32 (untuk goliath 1 samuel 17:50-53 spesifiknya) dipercaya keberadaannya secara literal, karena kondisi seperti itu masih mungkin menurut sains. Beberapa mengatakan banjir nuh itu alegori, beberapa menyatakan literal, tapi bagiamana soal evolusi darwin?

Well Umat kristiani sendiri sudah mempertimbangkan interpertasi alegori dari alkitab jauh sebelum evolusi dicetukan darwin, salah satu contohnya adalah St.Augustine pada abad ke-4 yg menyatakan (salah satu bentuk) evolusi teistik berdasarkan Kejadian ayat 1 sampai 31. Di zaman modern ini banyak pendapat dari berbagai pemikir Kristen soal evolusi, diantaranya:

- Young Earth Creationism
Yang mana termasuk ke kreasonisme (yg berarti menolak evolusi), akan tetapi juga menolak Ilmu sains yg lain seperti umur bumi misal, yg menurut sains sadalah 4,6 miliar tahun lalu. Ini berarti penganutnya mempercayai alkitab (kejadian) secara literal dan tekstual, kalau bumi hanya berumur 6000 tahun dan alam semesta juga berumur serupa. Salah satu pendukung ini adalah Henry Morris, Ken Ham, Kent Hovind, Paul Nelson, Pecival Davis, dan bahkan ahli geologi (paleontologi) Kurt Wise. Saat ini umat kristen yg percaya ini adalah minoritas. dan btw kebalikan dari YEC ini adalah Old Earth Creationism (OEC) yg aku sebut diatas (interpretasi alegori dari alkitab).

- Kreasonisme
Banyak umat kristen yang masih mempercayai Kreasonisme hingga saat ini, dalam bentuk "Neo-Kreasonisme" atau "intelligent design", yg basically menyatakan kalau evolusi tidak terjadi, baik pada manusia maupun pada makhluk hidup lain, tapi diciptakan oleh "intelegent mind" alias Tuhan (umat kristen). Pendukung intelegent design bahkan membangun organisasi sendiri yg membernya bukan hanya agamawan, tapi juga beberapa saintis (kristen) juga; seperti Answer in Genesis atau Discovery Institute. Beberapa yang paling terkenal diantaranya: Michael Behe (Ahli Biokimia), Charles B.taxton (Ahli Kimia), Stephen Mayer (Ahli filsafat sains), Wilam A.Dembski (matematikawan), Philip E. Johnson (Profesor), dll.

- Evolusi Teistik
Selain Intelgent Design, banyak kristen yg menganut Evolusi Teistik, yg sama kayak islam diatas mengaggap evolusi terjadi, akan tetapi hanya ke makhluk hidup lain selain manusia, atau manusia juga bervolusi, akan tetapi dengan kehendak Tuhan. Penganut Evolusi teistik selain membantah evolusi materialistik, juga sering membantah umat kristen yg menganut kreasonisme, salah satu contohnya adalah Kenneth R. Miller (Ahli Biologi), atau John F. Haught (Ahli Teologi), George Coyne (Ahli Astronomi & Jesuit), Simon Conway Morris (Ahli Paleontologi), Alister McGrath (Ahli alkitab dan historian), Francis Collins (Ahli Genetika), dll.

Next Gereja katolik sendiri tidak punya posisi yg diwajibkan terkait evolusi ini, Paus Fransiskus misal menyatakan "God is not a demiurge or a magician, but the Creator who brought everything to life... Evolution in nature is not inconsistent with the notion of creation, because evolution requires the creation of beings that evolve." <-- intinya menyatakan teori evolusi tidak bertentangan dengan alkitab, dan terserah penganutnya mau memilih kreasonisme atau evolusi teistik, yg jelas kalau evolusi terjadi sekalipun, tetap Tuhan (kristen) yg melakukan hal tsb.

๐—•๐—ฎ๐—ด๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐—œ๐—œ๐—œ : ๐—•๐˜‚๐—ฑ๐—ต๐—ถ๐˜€๐—บ๐—ฒ (Buddha)
Umat Buddha secara general mengakui teori evolusi, Dalam kitab sutra 27 (Aggaรฑรฑa Sutta), budha bisa dibilang memberi jawaban yang cukup detail tentang evolusi (alam semesta) ini, tepatnya ketika buddha berbicara ke vasettha (biksu), yg merupakan (mantan) brahmin/brahmana (kasta/karya tertinggi dalam hindu / master dalam budha), kalau orang dengan kelas sosial yang tinggi tidak membuat mereka lebih baik dari orang lain; Yg intinya menjelaskan kalau:

- Sebelum dunia ini diciptakan gk ada cahaya, gak ada matahari, bulan, bintang, siang, malam, pria, wanita atau "being", semua being tsb lahir di dunia Abhasara Brahma, yg "expand" atau mengembang jadi dunia yg kita kenal sekarang. -

Familiar? Yes buddha menganggap ini sesuai dengan big bang dalam sains, dan tentu evolusi makhluk hidup didalamnya. So umat buddha tidak menganggap evolusi bertentangan dengan agamanya, akan tetapi mereka menolak "kerandoman" dalam seleksi alam atau mutasi, seperti Dalai Lama yang dalam bukunya "The Universe in a Single Atom: The Convergence of Science And Spirituality" menyatakan;

- From the Buddhist's perspective, the idea of these mutations being random events is deeply unsatisfying for a theory that purports to explain the origin of life. -

Yg intinya menyatakan evolusi memang terjadi, tapi bukan karena alasan natural saja, tapi juga alasan spiritual juga. Proffesor Budha Donald S. Lopez dalam bukunya "Buddhism and Science: a Guide for the Perplexed" menyatakan pandangan dalai lama sebagai;

- Dalam buddha, proses rebirth (siklus samsara) dimana  makhluk bereinkarnasi menjadi manusia, hewan, atau makhluk lainnya (termasuk makhluk supernatural) disebabkan oleh Karma (berdasar kesadaran/aksi) makhluk tsb selama hidup. So gk ada kerandoman disini, semuanya tergantung apa yg kita lakukan didunia.

Albert Low yg mana seorang Zen Master, menyatakan dalam bukunya The Origin of Human Nature: A Zen Buddhist Looks at Evolution (2008), kalau beliau menolak evolusi neo-darwinise seperti yg dikemukakan richard dawkins sebagai "materialistik", beliau jgua menolak konsep kreasonisme dalam agama abrahamik sebagai dogmatik, dan dia lebih memilih evolusi spiritual sebagai gantinya. Penulis buddha Anagarika Dharmapala bahkan menyatakan kalau Evolusi dulunya adalah salah satu ajaran dari buddha. Dan karena dalam buddha segala sesuatu soal awal alam semesta (dan evolusi) ini termasuk "avyakata" <-- artinya sesuatu yg gk harus dijawab, maka kebanyakan dari umat buddha menerima penjelasan sains terkait awal alam semesta dan evolusi.

๐—•๐—ฎ๐—ด๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐—œ๐—ฉ : ๐—›๐—ถ๐—ป๐—ฑ๐˜‚๐—ถ๐˜€๐—บ๐—ฒ
Dalam Hindu terdapat deity yg bernama "Brahma" yg mana bagian dari Trimuti (trinitas dalam hindu; brahma, wisnu, shiva), yg ditulis melakukan "penciptaan", spesifiknya "mengisi kehidupan di alam semesta" <-- itu untuk brahma, untuk kedua trimuti lainnya bertugas "menjaga" dan "menghancurkan" alam semesta, sehingga terdapat keseimbangan/balance di alam semesta. Karena ada beberapa yg bisa dibilang "open-ended" dalam kitab hindu, maka beberapa penganutnya membuka kemungkinan kalau dalam proses tsb bisa saja evolusi adalah salah satunya, so bisa dibilang umat hindu tidak menolak atau mengakui ebvolusi, tapi netral. Beberapa umat hindu bahkan mengatakan kalau evolusi sudah "di-foreshadow" dalam manuskrip hindu, termasuk Dashavatara, yg merupakan jelmaan dari Wisnu yg bermula sebagai Ikan.

Kebanyakan saintis Hindu sendiri mengakui Evolusi, dan diajarkan disemua sekolah di India secara terbuka dan 100% saintifik, so jauh berbeda dengan saintis islam atau kristen, yg beberapa dari mereka masih menolak evolusi. Dalam filsafat Hindu terdapat kosnsep yg bernama "Samkhya" yg intinya menyatakan realitas sebagai dualitas antara "Purusa" atau kesadaran/jiwa, dan Prakti atau materi, termasuk pikrian manusia dan emosi. Biksu dan pengajar Hindu seperti Swami Vivekananda mencoba menyatukan Ide Samkhya dengan Evolusi Darwinisme, bersama dengan ahli filsafat budha Sri Aurobindo, mereka menyatakan pandangan reinkarnasi sebagai "Involusi" atau sebuah evolusi spiritual yg teradi sebelum evolusi fisik, dari diviniti ke materi, dan orang tsb harus berevolusi beberapa kali untuk mencapai kebebasan (moksha), dan mencapai samsara.

Oh ya dalam sanskirt terdapat makhluk yang sangat eksotik seperti misal Vanara, yg mana sesuatu seperti manusia tapi berbentuk seperti Kera. In fact Ramayana pernah berbicara dengan Vanara ini, mereka adalah makhluk semacam kera, akan tetapi punya kecerdasan setara manusia. Seorang umat hindu bernama Michael Cremo mengkalim kalau "makhluk transisi kera-manusia" sudah ada pada hindu jauh sebelum darwin menyatakannya dalam teori evolusi.

Akan tetapi gk semua umat hindu mengakui evolusi, biasanya penentang evolusi itu penganutnya mengambil interpretasi literal dari teks hindu tertua Weda, yg menyatakan kalau manusia sudah ada sejak waktu yang sangat sangat lama (bahkan mungkin triliunan tahun) dalam bentuknya yang sekarang (tanpa evolusi). Pendukung modern dari kreasonisme Hindu ini adalah Dayananda Saraswati yg mana dalam bukunya Satyarth Prakash pada 1875 membantah evolusi dan menyatakan kalau dirinya anti evolusi, dia berargumen kalau "Tuhan" mendesign tubuh fisik dari semua spesies sektiar 1.96 miliar tahun lalu di bumi dan planet lain, menurut siklus kosmik hindu, dia menyatakan kalau "Tuhan" menyatukan tubuh fisik tiap spesies dengan "jiwa" yg sudah ada, sesuai dengan karma yg dilakukannya di kehidupan sebelumnya. Kreasonisme weda sendiri sebenarnya brasal dari Bhagavad Gita, yg mana 700 ayat hindu yg didalamnya termasuk cerita Mahabarata. Beberapa orang yg mendukung krasonisme weda ini diantaranya adalah  A. C. Bhaktivedanta Swami Prabhupada dan Michael Cremo serta Richard L. Thompson, yg mana seorang author dari buku Forbidden Archeology pada 1993.

•••●•••

https://www.facebook.com/100005347539936/posts/pfbid0D1jY1V9BUeiMJ8Z5iENi3Cqt6sKEwsDunEasNv1HWCPErQBrUAxFb7kGGgSSCGSzl/?mibextid=Nif5oz

BACA JUGA :

Senin, 17 Juli 2023

Manusia Raksasa TIDAK ADA


lol No, ini konspirasi yg paling mudah dibantah. Manusia raksasa atau giant itu mustahil untuk ada karena "square-cube law". Ketika objek tumbuh lebih besar, volumenya meningkat lebih cepat dari luasnya (area permukaannya); untuk mengerti bayangin sebuah kubus dengan panjang 2 so 2x2x2, luas kubus tsb adalah panjang² so 2² alias 4, dan volumenya adalah panjang³ so 2³ alias 8, jika kita perbesar kubus ini 2x, maka luasnya bakal meningkat pangkat 2 (squared), akan tetapi volume (massanya) bakal meningkat pangkat 3 (cubed) <-- so itulah kenapa disebut "square-cube law".

Oke langsung aja kita kalkulasikan ke manusia; katakanlah kamu berukuran 180 cm dan beratmu adalah 80 kg, sekarang jika kita perbesar ukuranmu 10x dari ukuran semula, maka sekarang kamu bakal punya tinggi 18 m. "kekuatan/strength" itu sebanding dengan luas penampangnya (cross section), dalam kasus manusia artinya seberapa kuat kakimu (otot dan tulangmu) untuk menopang berat tubuhmu, dan inilah kenapa manusia yg bisa angkat beban berat itu mereka yang punya otot besar. So Jika ukuranmu meningkat 10x, maka kamu bakal 100x lebih kuat (10²), akan tetapi volumemu bakal meningkat 1000x (10³), ingat massa tubuhmu itu sebanding dengan volume, so sekarang berat badanmu bakal 1000x lebih berat alias 80kgx1000=80 ton! Setara roket NASA. Dalam kondisi ini tulangmu yg terbuat dari kalsium karbonat bakal hancur, karena kaki bipedal dan ototmu gk bakal bisa berdiri tegak menopang berat tubuhmu, dan kamu bakal mati secara instant.

So sekarang kamu paham kenapa Manusia raksasa itu mustahil ada; mengatakan "ada manusia raksasa 30 meter" itu sama kayak bilang "ada planet berbentuk kotak/segitiga", kedua hal tsb adalah kemustahilan, planet berbentuk kotak mustahil ada karena hukum gravitasi yg membuat objek dengan massa besar runtuh ke bentuk yg paling efisien: bulat, seberapa kerasnya kamu mencoba mencari planet berbentuk kotak dengan teleskopmu, kamu gk bakal menemukannya, karena planet seperti itu secara objektif tidak ada, karena bertentangan dengan hukum gravitasi.

So sama halnya seberapa kerasnya kamu mencoba mencari fossil manusia raksasa, kamu gak bakal menemukannya, karena manusia raksasa atau makhluk bipedal yang berjalan tegak dengan 2 kaki tidak ada akibat square cube law, semua fossil manusia dalam sejarah berukuran sama dengan kita atau lebih kecil, dan ini konsisten dengan teori dan fakta lapangan. Ukuran manusia tidak berubah dari sejak pertama berevolusi, dan bahkan nenek moyang kita ukurannya justru secara average lebih kecil dari kita. Jika kamu baca berita penemuan fossil tulang manusia raksasa di blogspot atau sumber² yg sus, gaje, dan tidak ilmiah, bisa dipastikan 100% itu adalah hoax dan fabrikasi, jangan mudah ketipu konspirasi ya say, be skeptic.

Inilah kenapa manusia paling tinggi aja (Robert wadlow (272 cm)) hidupnya singkat (hanya 21 thn) karena banyak komplikasi kesehatan dalam tubuhnya yg gk bisa support. Gak ada manusia yg bisa melebihi 3 atau 4 meter, apalagi 30 meter, sama halnya gak ada planet yg berbentuk kotak atau segitiga apalagi trapesium, klaim yg absurd kan? so ketika kamu melihat org membuat klaim konspirasi seperti ini, apalagi dihubungin sama dinosaurus yg bahkan gk sezaman, dan piramid?? Wat? kamu aman untuk melihat mereka sebagai seorang idiot, yg gk perlu ditanggapi serius.

•••●•••

Oh ya luas permukaan ini juga penting terhadap regulasi suhu, karena ketika makhluk hidup ukurannya meningkat, total area permukaan dibandingkan dengan volumenya bakal berkurang, so ketika organisme tsb ukurannya meningkat, massa/volumenya meningkat dan mengeluarkan lebih banyak panas, terutama mammalia seperti kita, nah proporsi area permukaan (kulit) yg membantu meregulasi suhu tsb bakal jauh berkurang dibandingkan volumenya, so ketika organisme membesar, volumenya meningkat lebih cepat dari total luas permukannya, dan karena panas yg dikeluarkan tubuh itu sebanding dengan volume, maka hewan darat yg besar itu lebih sulit untuk meregulasi suhu tubuh mereka, alias mereka cenderung lebih panas dan lebih sulit mendinginkan tubuh mereka. So jika kamu 10x lebih besar, maka kamu juga bakal mati secara instant karena panas luar biasa ditubuhmu.

Inilah juga kenapa hewan besar seperti gajah berevolusi untuk menumbuhkan kuping besar yg datar, yg membantu menambah luas area permukaan sebagai media untuk meregulasi suhu tubuhnya agar tetap dingin. Dan inilah juga kenapa paus biru, hewan terbesar di bumi hidup di air dan bukan di permukaan, karena gaya apung (bouyancy) dari air membantu menopang berat tubuhnya sehingga hewan tsb bisa merasa lebih ringan, dan kulitnya juga terus besentuhan dengan air so bisa mergulasi suhu tubuhnya lebih baik. Dan Jika kamu berfikir dinosaurus bertentangan dengan square cube law, kamu juga salah, karena justru bentuk tubuh mereka yg seperti itu (biasanya ditopang 4 kaki, bungkuk dan gk tegak kalau 2 kaki, dan leher panjang) adalah product dari square cube law ini, jika kamu mengkalkulasikan massa tubuh mereka, kamu bakal tahu kalau dinosaurus itu dekat bgt dengan batas limit ukuran makhluk darat, so sesuai square cube law.

So jika manusia 30 m dipaksa untuk ada, maka mereka bakal berbentuk dan memiliki gaya hidup seperti dinosaurus ini, dengan badan bungkuk, 2 kaki besar datar menopang, ekor besar untuk menyeimbangkan, 2 tangan kecil, leher panjang, basically kayak dinosaurus lol. Karena makhluk bipedal yg berdiri tegak dengan dua kaki (manusia) mustahil berukuran lebih dari 3 atau 4 m, apalagi 30 meter, so square cube law ini yg mana adalah konsep matematis yg mutlak untuk alam, membuat fisiologi manusia (fungsi tubuhnya) berukuran seperti sekarang ini.

•••●•••

So Izinkan Aku untuk menutup dengan ini:

Manusia Raksasa TIDAK ADA, period.

BACA JUGA :

Minggu, 16 Juli 2023

MENGAPA ROTI SELAI AOKA TAHAN 3 BULAN? A SCIENTIFIC OVERVIEW

Arie Karimah. Pharma-Excellent. Alumni ITB

Lagi viral roti isi selai buatan Bandung yang murah-meriah tapi masa kadaluwarsanya bisa sampai 3 bulan. Para pedagang tentu senang dengan karakter produk seperti ini. Sebaliknya di kalangan konsumen muncul pertanyaan out of curiousity: Kok bisa begitu lama  memangnya aman? Dan jawaban yang muncul ada yang ngalor-ngidul nggak karuan. Jadi ini adalah penjelasan saya:

Secara umum yang namanya roti tawar itu kan paling lama kadaluwarsanya 5 hari. Artinya selewat itu konsumen pasti akan mulai melihat jamur hitam menodai roti tersebut. Dan jika nekat dimakan rasanya juga sudah berbeda. Jadi bagaimana roti Aoka bisa bertahan begitu lama? Ada yang ngawur menjawab: Itu BPOM dibayar, makanya bisa ngasih persetujuan selama itu. Ngawur! Atau: karena kadar pengawet kalsium propionatnya lebih banyak dari roti sejenis. Ada lagi yang bilang: itu ada tulisan roti panggang, jadi harus dipanggang dulu sebelum dikonsumsi. Alamaaakkkk…. Namanya beli roti selai, begitu kemasannya dibuka ya langsung dimakan. Kenapa atuh mesti dipanggang dulu? Emang yang jualan nyediain panggangan gitu? Emangnya ayam panggang restoran Padang apa? ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜.

Bagi yang masih ngeyel bahwa roti perlu dipanggang dulu sebelum dimakan, coba ditanya saja: Kalau anda bikin roti bakar/panggang di rumah, di hotel atau beli di mamang roti bakar: 
๐ŸŒฒRotinya itu diolesi selai dulu baru dibakar/panggang, atau sebaliknya? 
๐ŸŒฒDibakar/panggang dulu baru diolesin selainya? ๐Ÿ™ƒ๐Ÿ™ƒ

Untuk menentukan masa kadulawarsa roti atau produk lain ada 2 cara tes stabilita yang bisa dilakukan:
๐ŸŽTes di suhu kamar sampai muncul tanda kerusakan, atau dalam hal roti adalah jamur. 
๐ŸŽTes stabilita dipercepat (accelerated stability test) pada suhu atau kelembaban ekstrim, yang hasilnya nanti diekstrapolasi dengan rumus matematika ke suhu dan kelembaban normal penyimpanan (suhu kamar).
Dan BPOM akan menyetujui batas kadaluwarsa yang ditetapkan setelah menerima dan mengevaluasi laporan hasil stabilita itu. Bukan karena dibayar, dul.
Dan karena roti Aoka sudah mendapat izin edar BPOM, ya pasti aman dikonsumsi. BPOM sudah menguji seluruh kandungan yang ada di dalam roti sebelum memberikan izin edar. Jadi kalau nggak punya ilmunya jangan asal mangap. Dosa tahu!

Masa kadaluwarsa roti bisa diperpanjang dengan cara:

๐Ÿซ‘Memproduksinya di ruangan yang HIGIENIS: secara berkala dan teratur lantai dan dinding kacanya dibersihkan dengan cairan pembersih yang mengandung antiseptik, peralatan dan mejanya juga dibersihkan, ruangannya berpendingin udara, pekerjanya menggunakan seragam khusus, masker, topi dan sarung tangan, sehingga jumlah koloni bakterinya terkontrol dan pencemarannya terhadap produk bisa diminimalisir. Bakteri dan jamur adalah dua penyebab roti cepat menjadi rusak, berjamur atau kadaluwarsa.

๐Ÿซ‘ Menambahkan ZAT PENGAWET. Dalam hal ini digunakan kalsium propionate, yang terutama bekerja mencegah pertumbuhan jamur, bukan bakteri.
๐Ÿซ‘ Menambahkan ANTIOKSIDAN: berfungsi untuk mencegah reaksi oksidasi bahan-bahan roti yang mengandung minyak atau lemak, sehingga tidak cepat menjadi tengik. Komponen ini ditemukan pada margarin, mentega, lemak roti dan susu.

๐Ÿซ‘ Meminimalisir KADAR AIR. Tahu kan berapa lama bolu bisa bertahan? Paling 3-7 hari. Tapi kalau dikeringkan atau “diambil” airnya dengan cara dikeringkan? Bisa bertahan 2-3 bulan. Hal yang sama berlaku dengan roti Aoka, itu sebabnya ditulis “Roti Panggang”, karena sudah dipanggang terlebih dahulu sehingga kadar airnya tinggal sedikit dan umur roti menjadi jauh lebih lama. Jadi arti roti panggang itu rotinya sudah dipanggang sebelum dikemas, bukan rotinya harus dipanggang dulu sebelum dikonsumi, seperti tulisan seorang netizen. Aya-aya wae…. Memanggang atau mengeringkan akan menghilangkan sebagian besar air, sehingga bakteri dan jamur tidak bisa leluasa berkembang biak, dan roti bisa bertahan lebih lama.

๐Ÿซ‘ Menggunakan kemasan yang BEBAS OKSIGEN. Artinya oksigen yang ada di kemasan diusir dulu dengan nitrogen sebelum kemasannya ditutup rapat. Cara ini akan bersinergi dengan adanya antioksidan di atas. Oksigen diperlukan oleh sebagian bakteri aerob untuk berkembang biak, sehingga akan mengurangi kesegaran dan mengubah rasanya. Penggunaan nitrogen yang efektif akan mengusir oksigen di dalam kemasan hingga tinggal kurang dari 1%. 


Jadi 5 langkah di atas jika dilakukan secara bersama-sama akan bisa memperpanjang umur roti / masa kadaluwarsanya.

Sebagai perbandingan/rujukan: menurut FDA, BPOMnya Amerika, roti buatan pabrik umumnya memiliki masa kadaluwarsa 2 - 4 hari jika disimpan di suhu kamar, 7 - 14 hari jika disimpan di lemari es,  atau hingga 3 bulan jika disimpan di freezer. Suhu dan kelembaban rendah akan membuat bakteri dan jamur sulit berkembang biak.

KM. 15 July 2023

BACA JUGA :

Rabu, 21 Juni 2023

5 Sejarah Mengerikan yang Disembunyikan Saat Perang Dunia Berlangsung

 1. The Armenian Genocide (1915-1923)


5 Sejarah Mengerikan yang Disembunyikan Saat Perang Dunia Berlangsung

Sejarah kelam ini berusaha disembunyikan oleh negara yang bertanggung jawab atas perbuatan keji tersebut. Sehingga peristiwa ini tidak begitu menggema di kalangan masyarakat dunia. The Armenian Genocide merupakan pembantaian massal yang dilakukan Kekaisaran Ottoman, Turki demi menghilangkan penduduk berdarah Armenia pada perang dunia I. Sejarah kelam ini diperkirakan telah menghilangkan 1,5 juta nyawa bangsa Armenia. Meskipun bukti-bukti pembantaian tersebut telah beredar di mana-mana pemerintah Turki menolak meminta maaf atas kejadian tersebut dan menganggap bahwa peristiwa tersebut tidak berdampak signifikan bagi dunia. Sungguh keji sekali perbuatan yang dilakukan kekaisaran tersebut.

2. The Congo Free State (1885-1908)

5 Sejarah Mengerikan yang Disembunyikan Saat Perang Dunia Berlangsung

Kejadian mengerikan ini merupakan salah satu sejarah kelam yang berusaha disembunyikan. Sehingga kejadian mengerikan ini tidak terlalu menggema dalam catatan sejarah. Kejadian ini bermula ketika Belgia menjajah negara Kongo yang mana Raja Leopold II memerintahkan para militer Belgia untuk mengeksploitasi masyarakat dengan cara-cara yang keji. Adapun cara-cara keji yang diperintahkan Raja Leopold II yakni memerintahkan prajurit untuk memotong kaki dan tangan anak-anak dari seorang bapak yang lalai dalam melakukan kerja paksa. Selain mutilasi, pembantaian massal juga dilakukan untuk membuat masyarakat Kongo tunduk dan melakukan apa yang diperintahkan.

3. Unit 731 (1937-1945)

5 Sejarah Mengerikan yang Disembunyikan Saat Perang Dunia Berlangsung

Kejadian mengerikan ini merupakan kekejian yang dilakukan Jepang terhadap masyarakat China pada saat perang dunia II berlangsung. Ketika China ditaklukan oleh Jepang, beberapa masyarakat China ditangkap untuk dijadikan tikus percobaan dalam experiment senjata biologis. Masyarakat China ada yang dibedah organnya, diinjeksikan zat berbahaya dengan dosis tinggi, dan dibiarkan mati begitu saja setelah menjadi bahan experiment. Kekejaman yang dilakukan Unit 731 hingga saat ini masih dijaga kerahasiaannya dan hanya sedikit yang dapat diungkap dari kejadian tersebut.

4. The Rwandan Genocide (1994)

5 Sejarah Mengerikan yang Disembunyikan Saat Perang Dunia Berlangsung

Potret diatas merupakan tulang belulang yang menjadi saksi bisu atas kejamnya kejadian pembantaian massal Rwandan. Dalam kurun waktu 100 hari saja, ada 800.000 nyawa melayang dari suku Tutsis dan suku Hutus moderat yang dilakukan oleh kelompok separatis bernama Interahamwe. Peristiwa ini dilatarbelakangi karena keputusan presiden yang ingin menyatukan segala suku di Rwanda agar mendapat posisi yang sama di pemerintahan. Rupanya Interahamwe tidak dapat menerima keputusan sepihak ini yang membuat presiden Rwanda ikut terbunuh. Interahamwe ingin mempertahankan sistem pemerintahan yang dijalankan oleh satu suku saja. Kejadian pembantaian ini gagal dicegah PBB dan menjadi salah satu kejadian yang dirahasiakan untuk memperbaiki citra PBB.

5. The Comfort Woman System (1930-1945)

5 Sejarah Mengerikan yang Disembunyikan Saat Perang Dunia Berlangsung

Jepang menculik para wanita dari berbagai negara Jajahan seperti China, Korea, dan negara-negara Asia lainnya untuk dijadikan budak seks pemuas hawa nafsu prajurit. Wanita ini bebas dikenthu dan dibunuh begitu saja jika berani melawan. Setelah wanita digiring secara bergiliran dan menjadi hamil wanita dibiarkan begitu saja bertahan hidup sendiri atau dapat dicincang untuk memuaskan hawa nafsu tentara psikopat Jepang. Berbagai foto mengerikan dari perbuatan keji para militer jepang yang memecahkan kepala dan mencincang-cincang wanita setelah digunakan untuk hubungan seks ini sudah beredar di Internet yang pastinya akan membuatmu geram.

BACA JUGA :

Minggu, 11 Juni 2023

GOD OF GAMBLERS (Menjadi Manusia Merdeka)


Chow Yun Fat, 68 tahun, salah satu bintang Hong Kong terbesar, tersukses, dan terkaya. Kekayaan bersihnya lebih dari Rp 10 trilyun. Filmnya - God of Gamblers - menjadi film legendaris. Aktor super kaya ini mempunyai masa lalu yang berkebalikan.

Ketika kecil, setiap subuh ia membantu ibunya berjualan dimsum di pinggir jalan, sedangkan sore harinya ia bekerja di sawah. Ketika remaja, ia sempat bekerja sebagai bellboy, tukang pos, penjaja kamera dan sopir taksi.

Hidupnya berubah setelah dia berjuang keras menjadi aktor. Sukses karirnya tak tertahankan sampai kini. Namun nilai-nilai hidupnya sangat ugahari dan manusiawi. 
Mimpi terbesarnya adalah menjalani hidup yang normal dan bahagia. Dia hanya ingin bahagia dengan menjadi manusia normal.

Ketenaran dan kekayaan tak menyilaukan matanya. Dengan santainya ia makan di pinggir jalan, pergi naik transportasi umum, memakai HP jadul bekas istrinya selama 17 tahun dan baru ganti karena rusak.
"Saya tidak memakai pakaian untuk dilihat orang lain. Selama saya pikir itu nyaman, maka itu cukup baik untuk saya,” ujar Chow.

Chow punya rencana menyumbangkan sebagian besar kekayaannya untuk keperluan amal jika meninggal. Istrinya, Jasmine Tan, mendukung penuh rencana itu.
“Uang itu bukan milik saya. Saya hanya menyimpannya agar aman untuk saat ini," ujar Chow dengan nada tulus.
"Hal tersulit dalam hidup bukanlah tentang berapa banyak uang yang Anda hasilkan, tetapi bagaimana menjaga pola pikir damai dan menjalani sisa hidup Anda dengan cara yang sederhana dan tanpa beban," tambahnya.
...
Dari Chow kita belajar membebaskan diri dari "kemelekatan" apapun dalam hidup. Kecuali diri ini, semua lainnya adalah titipan. Kita wajib menjaga semua titipan itu sebaik-baiknya dan sehormat-hormatnya,  tidak mengeksploitasi dan mengangkanginya.

Dengan demikian, kita menjadi manusia yang merdeka.

By: HT

ANDA PERNAH JADI KORBAN MANIPULASI PSIKOLOGI DARI NARSIS?




 Jamaah umat tampaknya menjadi tempat yang menarik bagi orang-orang dengan Gangguan Kepribadian Narsistik (NPD), terutama tipe NPD yang disebut 'tersembunyi' (covert). Tokoh agama yang memiliki NPD cenderung bersifat tersembunyi karena persepsi umum masyarakat bahwa agama adalah tempat orang baik, akan berhasil menyembunyikan pemimpin dengan NPD tersebut untuk jangka waktu yang lama (bahkan beberapa abad). Perilaku mereka akan terlindungi secara otomatis karena pemujanya akan membuat beribu alasan untuk membenarkan operandinya semata dikarenakan tertutupi gejala kejiwaan yg disebut Cognitive Dissonance. https://primordialnature.blogspot.com/2020/11/lobang-hitam-itu-bernama-cognitive.html

Apakah anda pernah punya pengalaman ketika debat di grup-grup .... Kalau ketemu orang yg gayanya selalu merendahkan diri, santun, manis tutur kata,.... tapi sebetulnya melemparkan manuver2 untuk menjatuhkan.... Dan dia begitu pawai dalam membuat sikon dimana kalau kita tegas membela diri maka justru pemujanya akan menganggap kita yang keterlaluan? https://www.youtube.com/watch?v=3an9crV9feM
Itulah makanya tindakan saya tepat : langsung block. Semakin bergulat dengan babi, kita yg semakin kotor kena lumpurnya. Dianya malah enjoy, karena memang habitatnya dalam tumpukan sampah-sampah kebohongan.
X : Seseorang yang melakukan tindakan yang salah, atau merugikan atau sebenarnya melanggar peraturan atau hukum, tetapi dia berlagak seperti orang yang benar, baik, suci dan bertindak seolah mengasihani orang-orang yang menjadi korbannya atau menyalahkan orang2 yang protes kepadanya. Ini namanya gejala apa?
J : Gejala yang Anda gambarkan dapat merujuk pada beberapa hal, tetapi salah satu istilah yang mungkin relevan adalah "manipulasi psikologis" atau "manipulasi emosional." Manipulasi psikologis adalah upaya seseorang untuk mengendalikan atau mempengaruhi pikiran, emosi, dan perilaku orang lain dengan tujuan mendapatkan keuntungan bagi dirinya sendiri. Hal ini sering dilakukan dengan cara menampilkan diri sebagai korban atau sebagai orang yang berperan baik, sementara menyalahkan orang lain atau menunjukkan sikap mengasihani kepada korban.
Manipulasi psikologis sering kali melibatkan taktik yang manipulatif, seperti pemutarbalikan fakta, gaslighting (membuat seseorang meragukan kenyataan atau kewarasannya), dan pemaksaan emosional. Tujuan dari manipulasi semacam ini adalah untuk menjaga reputasi seseorang yang melakukan tindakan yang salah atau melanggar hukum, sambil memperoleh dukungan atau simpati dari orang lain, serta menghilangkan perlawanan atau kritik terhadap tindakan tersebut.
Ini mungkin menunjukkan gejala Covert Narcisistic Personality Disorder (Covert NPD). Menggambarkan individu yang menunjukkan ciri-ciri narsisme, tetapi dengan cara yang lebih halus atau tersembunyi.
Gangguan Kepribadian Narsistik itu sendiri ditandai oleh pola merasa besar, kebutuhan akan pujian, dan kurangnya empati yang meluas. Orang dengan NPD sering memiliki rasa penting diri yang berlebihan, kebutuhan akan pujian dan perhatian yang berlebihan, serta rasa berhak. Mereka juga dapat menunjukkan perilaku sombong atau angkuh dan kesulitan mengenali atau berempati dengan perasaan dan kebutuhan orang lain.
Dalam konteks narsisme yang tersembunyi, individu mungkin masih menunjukkan banyak ciri-ciri tersebut, tetapi dengan cara yang lebih introvert atau tersembunyi. Mereka dapat memperlihatkan diri mereka sebagai orang yang sederhana, rendah hati, atau bahkan berkorban, tetapi masih memiliki rasa berhak yang kuat dan kebutuhan akan pujian dan pengakuan dari orang lain, bahkan tak segan2 merusak reputasi pesaingnya. Mereka dapat memanipulasi orang lain melalui cara-cara yang halus, seperti membuat orang merasa bersalah atau berperan sebagai korban, daripada dengan menunjukkan perilaku sombong atau dominan secara terang-terangan.
Ini film Gone Girl yg menggambarkan kepribadian Covert NPD : https://www.youtube.com/watch?v=QYQWMpiT4hw

Jumat, 02 Juni 2023

Doktrin untuk Membatasi Akal





"Jangan pikirkan Tuhan, karena akalmu tak akan sanggup menjangkaunya." Itu salah satu ajaran fundamental tentang agama. Kalau orang berpikir mengenai  doktrin tentang Tuhan, ia pasti akan menemukan kekacauan, inkonsistensi, paradoks, dan sejenisnya. Untuk membungkam pikiran lanjutan, dikeluarkanlah doktrin itu. Orang diyakinkan bahwa Tuhan itu terlalu hebat, sehingga akal manusia tak bisa menjangkaunya. Itu dilakukan sambil meyakinkan bahwa akal manusia itu terbatas. 

Tidak hanya terbatas, akal juga dicitrakan sebagai representasi nafsu. Kalau akal menyarankan kesimpulan yang bertentangan dengan doktrin agama, maka akal dituduh menuruti hawa nafsu. Orang diyakinkan bahwa ia akan jadi buruk kalau memperturutkan akal.

Tapi bukankah agama juga menyuruh orang berpikir dan memakai akal? Betul. Tapi dibatasi dalam koridor yang telah ditetapkan. Pola pikirnya digiring sesuai doktrin agama. Akal hanya boleh dipakai selama hasilnya menguatkan isi doktrin.

Akal yang dipandu doktrin banyak mengabaikan fakta. Fakta-fakta diberi makna sesuai arahan doktrin. Ini membuat orang jadi terbiasa memanipulasi akal mereka sendiri. Ketika akal menghadirkan gagasan yang bertentangan dengan doktrin, manipulasi itu menghapusnya.

Ada kalanya produk doktrin itu membawa orang pada perilaku yang mengganggu orang lain. Normalnya, orang akan terusik pikirannya. Ia akan menolak. Tapi doktrin mendorongnya untuk mengabaikan pikiran itu, kemudian menggantinya dengan gagasan yang membuat orang itu patuh. Proses itulah yang membuat orang-orang melakukan hal-hal yang di luar nalar. 

Contoh sederhananya, orang yang mengganggu ibadah orang lain. Secara nalar ia bisa berpikir bahwa mengganggu orang lain itu bukan hal yang baik. Dengan nalar normal, ia sendiri pasti tak suka kalau diganggu. Sepatutnya ia tak mengganggu atau menghalangi ibadah orang. 

Tapi doktrin yang ia anut mengajarkan bahwa ibadah yang dilakukan orang itu tidak disukai oleh Tuhan. Nalar berbasis doktrinnya membawa ia pada gagasan bahwa ibadah orang itu salah, dan oleh karena itu harus dihentikan. Maka ia mengabaikan akalnya sendiri, dan memilih untuk mengikuti gagasan yang dipandu oleh doktrin tadi.

Meski sangat nyata bahwa praktik dari gagasan tadi buruk, orang tetap yakin bahwa ia sedang melakukan kebaikan.

BACA JUGA :

Kecepatan dan Percepatan




Bila sebuah benda bergerak dari titik A menuju titik B melalui sebuah lintasan lurus yang jaraknya 10 meter dalam waktu 10 detik, maka kita katakan bahwa benda itu bergerak sejauh 10 meter dalam waktu 10 detik. Kalau kita pukul rata kita bisa katakan bahwa benda itu bergerak sejauh 1 meter selama 1 detik. Besaran perubahan jarak tempuh suatu benda dalam setiap satuan waktu seperti ini kita sebut kecepatan. Kecepatan dirumuskan dalam satuan jarak per satuan waktu. Satuannya bisa dinyatakan dalam m/dt, km/jam, atau satuan lain, sesuai kebutuhan. 

Kecepatan yang kita bahas tadi disebut kecepatan rata-rata. Kita anggap selama menempuh jarak tadi benda bergerak dengan kecepatan tetap, atau kita tidak terlalu peduli pada kecepatannya pada setiap saat. Mungkin saja dalam jarak tertentu kecepatannya 5 meter per detik, lalu di saat lain kecepatannya 0,5 meter per detik. Detil itu tidak kita perhatikan. Kita hanya mau tahu jarak dan waktu tempuh secara keseluruhan.

Kalau kita mau tahu berapa jauh benda itu bergerak pada setiap saat, maka kita harus mengukur jarak itu dalam selang waktu yang sangat pendek, misalnya selama 1 detik saja. Atau, selang waktunya kita buat lebih pendek lagi, dan kita ukur jarak yang ditempuh selama waktu tersebut. Kecepatan ini disebut kecepatan sesaat. 

Baik kecepatan rata-rata maupun kecepatan sesaat adalah besaran penting dalam ilmu fisika. Keduanya digunakan untuk berbagai keperluan yang berbeda. Untuk mempelajari efek tumbukan antara 2 benda, misalnya, lebih penting untuk mengetahui kecepatan sesaat, yaitu pada saat tumbukan. Sedangkan untuk perhitungan distribusi barang dalam ilmu logistik, kecepatan rata-rata lebih punya makna.

Gerak benda yang bergerak lurus dengan kecepaan tetap disebut disebut gerak lurus beraturan. Bila tidak ada gaya yang bekerja, sebuah benda akan terus bergerak lurus, arahnya tetap, besarnya juga tetap. Itu yang dirumuskan dalam Hukum Newton I. Benda yang diam juga bisa disebut memiliki kecepatan tetap, yaitu 0. Pada benda diam juga berlaku hukum yang sama.

Ketika kita mengatakan kecepatan, kita sedang membahasnya sebagai besaran vektor, yang punya besar dan arah. Kalau kita hanya membicaran besarnya saja, maka itu namanya bukan kecepatan, tapi laju. Laju adalah nilai skalar dari besaran kecepatan.

Kecepatan dapat berubah, baik besarnya maupun arahnya. Perubahan kecepatan dalam setiap satuan waktu disebut percepatan. Percepatan juga punya arah, sehingga percepatan juga besaran vektor. Kalau sebuah benda mengalami pertambahan kecepatan ke arah yang sama dengan arah kecepatan, maka gerak benda itu dipercepat. Kalau arah percepatan adalah arah sebaliknya, maka benda itu diperlambat. 

Percepatan bisa bekerja ke arah mana saja. Kalau percepatan bekerja ke arah yang tidak sejajar dengan arah kecepatan, maka benda akan berbelok. Berbelok adalah satu bentuk perubahan kecepatan. Meski pun laju benda tidak berubah, pada sebuah benda yang berbelok ada percepatan.

Percepatan ditimbulkan oleh gaya. Bila sebuah benda yang diam di atas meja kita dorong dengan sebuah gaya tertentu, maka benda itu akan bergerak meluncur. Benda yang tadinya diam jadi bergerak, karena adanya gaya. Gaya membuat perubahan kecepatan, dari 0 menjadi tidak 0. Perubahan kecepatan ini adalah percepatan. Besar percepatan adalah sebesar gaya dibagi massa benda. Untuk mempercepat sebuah benda yang besar massanya diperlukan gaya yang besar pula. Ini adalah rumusan Hukum Newton II.

Sekali lagi, untuk mempercepat benda diperlukan gaya. Sumber gaya ini bermacam-macam. Untuk mempercepat mobil kita memakai gaya dorong mesin yang dihasilkan dari gaya gerak akibat pembakaram bensin di dalam mesin mobil. Untuk mempercepat sepeda kita berikan gaya dengan genjotan pada pedal sepeda. Untuk memperlambat mobil dan sepeda kita tambahkan gaya gesek melalui rem.

Banyak keperluan yang memakai percepatan, baik dalam kehidupan sehari-haru maupun dalam penelitian. Mobil dan sepeda tadi adalah contoh dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penelitian fisika ada alat yang disebut akselerator. Sesuai namanya alat ini berfungsi untuk menambah kecepatan benda. 

Salah satu akselerator itu, bisa kita sebut paling terkenal, adalah akselerator milik lembaga riset Eropa yaitu CERN. Alat ini berupa terowongan yang diameternya 27 km. Di dalam akselerator partikel-partikel dipercepat dengan medan listrik atau medan magnet, artinya diberi gaya, agar bertambah kecepatannay. Makin lama makin cepat, dan kecepatannya terus ditambah, sehingga menjadi super cepat. Seberapa cepat? Kecepatannya mendekati kecepatan cahaya.

Partikel-partikel itu ditabrakkan untuk melihat bagaimana akibatnya. Dari berbagai percobaan itu para ahli mendapat informasi tentang perilaku partikel-partikel penyusun atom.

BACA JUGA :

Sarjana vs Lulusan STM




Tadi di LinkedIn saya baca keluhan seseorang yang mengaku lulusan UI, sepertinya dari Fakultas Teknik. Dia melamar ke BUMN, tapi tidak diterima. Yang diterima justru lulusan STM yang punya pengalaman bekerja sebagai welder di Eropa. Dia kecewa, kok sarjana dalam negeri tidak diterima, orang lebih percaya pada "alumni" luar negeri, meski cuma lulusan STM.

Bagi saya keluhan ini menggambarkan berbagai jenis kekacauan di Indonesia. Mulai dari kekacauan di bidang pendidikan, kemudian kekacauan dalam soal pengelolaan SDM perusahaan, mulai dari perekrutan, training, hingga jenjang karir. Yang terakhir adalah kekacauan pemahaman tentang pendidikan, skill, dan pekerjaan.

Pendidikan di Indonesia itu kacau. Salah satu bentuk kekacauannya adalah lembaga-lembaga pendidikan berlomba mencetak orang-orang bergelar. Kita punya sangat banyak lembaga pendidikan akademik, tapi minim lembaga pendidikan vokasi. Vokasi dianggap lebih rendah daripada akademik. Maka, orang yang tadinya mengambil jalur vokasi akhirnya pindah ke jalur akademik, untuk mendapatkan gelar.

 Pada prinsipnya pendidikan seharusnya terbagi 2, yaitu akademik dan vokasi. Pendidikan akademik mengajarkan pengetahuan, untuk memahami dan mendalami konsep, untuk pengembangan lanjutan. Sedangkan vokasi mengajarkan keterampilan praktik. Lulusan akademik tentu tidak seterampil lulusan vokasi, sebaliknya lulusan vokasi tidak semendalam lulusan akademik dalam soal pemahaman konsep. Di Indonesia semua campur aduk, dijadikan satu jalur.

Perusahaan merekrut lulusan S1 untuk pekerjaan tertentu. Kalau ingin mencari orang yang levelnya sedikit lebih rendah, dicarilah lulusan D3. Padahal D3 itu seharusnya bukan lebih rendah, melainkan lebih teknis sifatnya.

Pembagian pekerjaan di lapangan juga demikian kacau. Sarjana S1 diadu dengan lulusan STM yang berpengalaman. Ini untuk posisi apa? Sarjana baru jelas tidak bisa langsung dipekerjakan untuk pekerjaan teknis praktis. Jelas dia akan kalah dengan welder berpengalaman, kalau harus berebut posisi kerja sebagai welder. Sarjana memang tidak dididik untuk jadi welder. 

Seharusnya bagaimana? Lowongan untuk posisi-posisi teknis pelaksana memang harus dibuka bagi lulusan vokasi, atau untuk orang dengan pengalaman lapangan. Lulusan sarjana diberi kesempatan pada bidang-bidang konsep dan pengembangan, tentu saja setelah melalui sejumlah training dan masa adaptasi di lapangan.  

Yang terakhir, persepsi terhadap gelar sarjana dan universitas. Gelar sarjana itu bukan apa-apa. Itu hanya bukti bahwa seseorang pernah melewati sejumlah proses pendidikan. Asumsinya, setelah melewati proses itu dia adalah seseorang yang kompeten. Tapi kenyataannya tidak selalu begitu. Banyak mahasiswa lulus hanya karena sanggup menyelesaikan soal-soal di bangku ujian. Di tempat kerja soal-soal yang dihadapi jauh lebih rumit. Mahasiswa harus naik tingkat, yaitu sanggup meramu pengetahuan dan keterampilan yang ia dapat di kampus menjadi formula-formula untuk menyelesaikan masalah. Tanpa kemampuan meramu, ia hanya akan jadi badut berijazah.

Masih banyak orang menganggap dirinya hebat karena lulusan lembaga tertentu. Sebuah lembaga mungkin saja hebat, telah menghasilkan banyak orang hebat. Tapi tidak ada jaminan bahwa yang keluar dari situ pasti hebat juga. Dari mesin yang sangat sistematis dan canggih pun tetap bisa keluar produk apkir alias bermutu rendah. Apalagi cuma lembaga pendidikan.

Pesan saya kepada anak muda dan mahasiswa, periksalah situasi di dunia kerja. Temukan dengan jelas skill apa yang diperlukan di sana. Lalu lengkapi diri dengan skill itu. Sesederhana itu cara untuk memastikan Anda dapat pekerjaan setelah lulus kelak.

BACA JUGA :

Eksistensi Tuhan




Secara fisik Tuhan itu ada atau tidak? Tergantung. Kalau Anda mau menyembah kerak telor, maka Tuhan Anda ada secara fisik, karena kerak telor itu ada secara fisik. Tapi sejak dulu orang cenderung menempatkan eksistensi Tuhan bukan sebagai eksistensi fisik. Mereka menyebutnya gaib.

Tapi orang-orang itu juga yang sering keberatan kalau dikatakan bahwa Tuhan itu tidak ada secara fisik. Berat sekali untuk mengakui bahwa Tuhan itu bukan realotas fisik, tidak ada dalam ruang fisik. Padahal itu merupakan bagian dari konsep ketuhanan yang mereka anut.

Kalau Anda sudah berlapang dada mengakui bahwa Tuhan itu tidak ada secara fisik, silakan definisikan keberadaan Tuhan. Ada berbagai jenis eksistensi selain eksistensi fisik. Misalnya, eksistensi mental, spiritual, abstrak, dan matematis. Tempatkan Tuhan dalam salah satu eksistensi itu, kecuali eksistensi matematis, maka tidak ada yang salah. 

Soalnya sesederhana itu.

BACA JUGA :

Kamis, 01 Juni 2023

PANDANGAN TENTANG ADANYA DIRI YG PERMANEN DAN BERSIFAT TUNGGAL




 Salah satu gagasan / konsep penting yang kita punya tentang diri kita adalah bahwa kita ADA dalam waktu dan ruang. Ada permanen melanglang melalui ruang-waktu...dalam kehidupan kali ini dan percaya di kehidupan setelah ini. Ini berarti kita berpikir bahwa diri kita hari ini sama dengan diri kita kemarin, bahkan sama dengan diri kita tahun lalu atau bahkan 60 tahun yang lalu dan di masa depan. Meskipun kita tahu bahwa segala sesuatu berubah seiring waktu, kita masih bertindak seolah-olah kita, orang lain, dan hal-hal di sekitar kita tidak pernah berubah. Dan tidak boleh berubah. Ini adalah kesalahan yang membuat kita sering merasa frustrasi dan khawatir karena harapan dan keinginan kita tidak sesuai dengan kenyataan. Oleh karena itu, salah satu cara terbaik untuk memahami ini adalah dengan melihat ke pengalaman kita sendiri, untuk mencari adakah sesuatu yang stabil dan abadi.

Kepercayaan teguh lainnya adalah gagasan bahwa kita adalah entitas tunggal yang unik. Kita tidak melihat diri kita sebagai total gabungan dari berbagai banyaknya faktor-faktor dan pengalaman-pengalaman, melainkan sebagai satu kesatuan yang memiliki pengalaman ini. Bagian paling konsisten dari pengalaman kita adalah gagasan (konsep) mengenai "aku" yang merasuki hidup kita. Ketika kita berhubungan dengan semua orang dan segala sesuatu dengan gagasan (konsep) kaku ini, kita menutup diri kita sendiri atas kekayaan dan kompleksitas pengalaman.
Kita semua meyakini adalah diri yang unik dan spesial. Kita tidak hanya terbentuk oleh banyak hal dan pengalaman yang kita alami, tetapi kita juga memiliki satu kesatuan yang disebut "aku". Ketika kita terlalu terikat pada konsep ini dan berinteraksi dengan orang lain atau dunia di sekitar kita, kita bisa kehilangan kesempatan untuk menikmati keindahan dan kemajemukan hidup yang ada.
Dari khayalan tentang keabadian muncul gagasan tentang singularitas (ketunggalan) - keyakinan bahwa "inti esensial" yang bertahan sepanjang waktu tidak dapat tidak dapat dibagi dan dapat diidentifikasi secara unik. Dan kita mati-matian mempertahankan itu. Bahkan ketika kita mengatakan hal-hal seperti 'Pengalaman itu mengubah saya" atau "Saya melihat dunia secara berbeda sekarang," kita masih menegaskan rasa "aku" sebagai satu kesatuan, sebuah "wajah" batin yang melaluinya kita memandang dunia.
Ini adalah pandangan keliru (wrong relative view) yang menjadi sumber dari segala kesengsaraan terombang-ambing dalam samudera Mayapada (alam angan-angan semu).
Pandangan benarnya (valid relative view) adalah apa yang disebut "diri" adalah suatu fenomena gabungan, majemuk dan tidak memiliki inti esensi yang kekal. Jadi fenomena diri itu hanyalah bagai sebuah arus perubahan, seperti aliran sungai (boleh juga : stream of information /data). Ketika dilihat dari kejauhan nampaknya ada bersifat tunggal dan tetap; tapi bila diamati dari dekat atau dalam jangka waktu lama sebetulnya setiap detiknya tidaklah pernah sama. Tujuan meditasi pemahaman mendalam (insight meditation) adalah untuk melihat kenyataan ini dan kemudian melepaskan genggaman / kemelekatan terhadap pandangan keliru sehingga menemukan kebahagiaan yang hakiki sejati yang tak-terkondisi (unconditional) yang disebut Absolute View yang bukan gagasan (non-konseptual).
Rahayu!
Apakah yang ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ rasakan? J: ketidakpuasan
Mengapa tidak puas? J : karena ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ melihatnya masih belum baik seperti semestinya
Siapa yang menilai belum baik seperti semestinya? J : ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ yang mempersepsikan
Berdasarkan ukuran apa? J : ukuran konsep2 yang ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ genggam
Lantas bagaimana? J : ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ akan merubah yang tidak baik menjadi lebih baik
Caranya bagaimana? J : ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ harus kemukakan pendapat dan pandangan๐—ธ๐˜‚
Untuk apa peduli? J : karena ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ praktisi spiritual maka hati ๐—ธ๐˜‚ ingin menolong
Mengapa ingin menolong? J : karena ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ harus mengembangkan compassion, care, kepedulian bagi sesama
Ya lakukan saja, terus apa yang dimasalahkan? J : karena ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ menjalankan semua itu tapi mengapa masih ada terbersit rasa keresahan yang halus di dalam?
Siapa yang meresahkan? J : ๐—”๐—ž๐—จ !
-----------
Apakah itu konsep / gagasan?