
Rabu, 03 Juli 2024
Kades Wakatobi Kecewa Jembatan Diperbaiki Bule Denmark
Jumat, 10 Mei 2024
Kades Pemerkosa Gadis ABG di Mamuju Divonis Bebas, Apa Alasannya?

Sumber Gambar
Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Mamuju, Sulawesi Barat, memutuskan bebas kepala desa (kades) bernama Yuil (35) yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan berinisial RR (17) di Hotel d’Maleo Mamuju. Putusan ini berbeda dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut Yuil pidana penjara selama 5 tahun dan denda Rp 5 juta subsidair satu bulan kurungan. Pertimbangan hakim dalam vonis bebas tersebut melibatkan beberapa faktor, termasuk ketidakadaan rekaman CCTV korban dan pelaku di flashdisk yang seharusnya berisi bukti. Meskipun demikian, ada saksi yang bisa dimintai keterangan terkait adanya peristiwa tindak pidana, dan putusan ini masih kontroversial.
Mengembangkan hukum yang adil untuk kasus pemerkosaan merupakan tuntutan yang sangat penting dalam sistem hukum. Pertama-tama, definisi pemerkosaan harus jelas dan komprehensif, mencakup semua bentuk kekerasan seksual tanpa terkecuali. Hukum harus memastikan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku pemerkosaan untuk lolos dari pertanggungjawaban mereka atas tindakan mereka, tanpa memandang faktor seperti hubungan antara pelaku dan korban, atau apakah korban memberikan persetujuan awal atau tidak.
Selanjutnya, dalam proses hukum, korban pemerkosaan harus diberikan perlindungan dan dukungan yang memadai. Ini mencakup akses kepada layanan kesehatan fisik dan mental, bantuan hukum, serta mekanisme untuk melindungi korban dari intimidasi atau balas dendam yang mungkin dilakukan oleh pelaku atau pihak terkait lainnya. Hukum harus mengutamakan kepentingan dan keamanan korban sebagai prioritas utama dalam proses peradilan.
Selain itu, penegakan hukum yang efektif diperlukan untuk memastikan bahwa pelaku pemerkosaan menerima hukuman yang setimpal dengan kejahatan yang mereka lakukan. Ini mencakup penyelidikan yang menyeluruh, pengumpulan bukti yang kuat, dan pengadilan yang adil dan transparan. Hukuman yang dijatuhkan haruslah sejalan dengan tingkat keparahan kejahatan, tanpa adanya pengurangan atau pembenaran yang tidak pantas.
Pendidikan dan kesadaran masyarakat juga merupakan bagian penting dari upaya pencegahan pemerkosaan. Hukum yang adil harus didukung oleh program-program pendidikan yang memperkuat kesadaran akan pentingnya menghormati hak-hak individu, menghentikan kekerasan seksual, dan membangun budaya yang menolak segala bentuk pelecehan atau pelecehan seksual.
Terakhir, hukum yang adil untuk pemerkosa haruslah mencakup mekanisme rehabilitasi yang memungkinkan pelaku untuk menerima bimbingan dan dukungan yang mereka butuhkan untuk mengubah perilaku mereka dan mencegah terulangnya kejahatan di masa depan. Ini dapat meliputi program-program konseling, pengembangan keterampilan sosial, dan pengawasan yang ketat untuk memastikan bahwa pelaku tidak lagi merupakan ancaman bagi masyarakat.
Sumber valid (baca baik-baik!): Link Referensi
Beli Cokelat Rp1 Juta Harus Bayar Pajak 9 Juta, Begini Penjelasan Bea Cukai
Bea Cukai

Sumber Gambar
Seorang tenaga kerja wanita (TKW) atau pekerja migran Indonesia (PMI) membeli cokelat dari negara tempatnya bekerja seharga Rp 1 juta. Namun, ketika ia tiba di bandara di Indonesia, Bea Cukai meminta dia membayar pajak sebesar Rp 9 juta. Melalui akun media sosial @beacukaiRI, Bea Cukai Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa pengenaan pajak dan bea masuk sudah sesuai prosedur. Pungutan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 199/PMK.010/2019 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai, dan Pajak atas Impor barang kiriman. Jumlah yang harus dibayar oleh pekerja migran sesuai dengan nilai yang tertera dalam bukti pembayaran (invoice) barang kiriman dengan resi EE844479556TW. Selain cokelat, Bea Cukai juga memperhitungkan tas yang ikut dibawa oleh pekerja migran. Total pungutan negara yang dikenakan pada barang kiriman tersebut mencapai Rp 8.859.000.
Pajak dan bea cukai yang tinggi bisa menjadi beban besar bagi individu, bisnis, dan ekonomi secara keseluruhan. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan pajak dan bea cukai menjadi mahal, salah satunya adalah kompleksitas sistem pajak itu sendiri. Semakin rumit aturan dan regulasi pajak, semakin sulit bagi individu dan bisnis untuk memahaminya, yang bisa berujung pada kesalahan dalam pelaporan pajak dan penilaian yang tidak akurat.
Selain itu, pengeluaran pemerintah yang tinggi juga dapat menjadi penyebab pajak dan bea cukai yang mahal. Ketika pemerintah membutuhkan lebih banyak pendapatan untuk menutupi defisit anggaran atau untuk membiayai program-program yang besar, mereka cenderung meningkatkan tarif pajak dan bea cukai. Ini dapat mengakibatkan beban pajak yang lebih tinggi bagi individu dan bisnis, yang pada gilirannya dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi.
Ketidakseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran pemerintah juga dapat mempengaruhi harga pajak dan bea cukai. Jika pemerintah menghadapi tekanan untuk menyediakan lebih banyak layanan dan infrastruktur tanpa memiliki sumber pendapatan yang cukup, mereka mungkin cenderung meningkatkan tarif pajak dan bea cukai untuk mencapai pendapatan yang diperlukan.
Selain faktor internal, faktor eksternal juga dapat mempengaruhi harga pajak dan bea cukai. Misalnya, perubahan dalam perdagangan internasional atau kebijakan perdagangan luar negeri dapat memengaruhi harga barang-barang impor, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi tarif bea cukai yang dikenakan oleh negara. Fluktuasi harga komoditas global juga dapat mempengaruhi harga pajak dan bea cukai bagi negara-negara yang sangat bergantung pada perdagangan internasional.
Terakhir, pertimbangan politik juga dapat memainkan peran dalam menentukan harga pajak dan bea cukai. Pemerintah dapat menggunakan pajak dan bea cukai sebagai alat untuk mencapai tujuan politik tertentu, seperti mengurangi konsumsi alkohol atau rokok dengan menaikkan tarif bea cukai pada produk-produk tersebut. Namun, keputusan politik semacam itu sering kali dapat mengakibatkan kenaikan harga bagi konsumen dan meningkatkan beban pajak bagi produsen dan distributor.
Sumber valid (baca baik-baik!): Link Referensi
Senin, 01 April 2024
Heboh Isu Gerhana Matahari Selama 3 Hari di Tanggal 8 April, Begini Penjelasan BMKG!

Sumber Gambar
Gerhana Matahari Total (GMT) pada 8 April 2024: Fakta dan Penjelasan
Pada tanggal 8 April 2024, kita akan menyaksikan fenomena Gerhana Matahari Total (GMT). Namun, mari kita bahas lebih lanjut mengenai isu yang beredar bahwa gerhana ini akan membuat bumi gelap selama tiga hari.
Apa yang Sebenarnya Terjadi?
1. Gerhana Matahari Total (GMT): Pada tanggal tersebut, terjadi gerhana matahari di mana bulan akan sepenuhnya menutupi matahari. Namun, perlu dicatat bahwa Indonesia tidak berada dalam jalur totalitas gerhana ini.
2. Durasi Gerhana: Gerhana matahari hanya berlangsung selama beberapa menit saja, bukan selama tiga hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa efek gelap dari gerhana hanya terjadi dalam waktu singkat.
3. Lokasi Pengamatan: Gerhana dapat diamati di Amerika Utara, Amerika Serikat, Meksiko, bagian tengah Amerika Serikat, dan bagian timur Kanada. Kota yang terlewati jalur GMT dengan durasi totalitas terpanjang adalah selama 4 menit 26 detik.
Bantahan Terhadap Isu Bumi Gelap
1. BMKG: BMKG membantah bahwa gerhana matahari total akan membuat bumi gelap selama tiga hari. Informasi yang beredar simpang siur dan tidak benar.
2. Profesor Riset Astronomi-Astrofisika BRIN: Prof. Dr. Thomas Djamaluddin MSc juga membantah klaim bahwa bumi akan diliputi kegelapan selama tiga hari pada 8 April 2024. Ia menjelaskan bahwa bumi memang pernah mengalami kegelapan total bertahun-tahun lalu karena tumpukan asteroid besar, tetapi saat ini tidak ada ancaman asteroid sebesar itu.
Jadi, tidak perlu khawatir, Bumi tidak akan gelap selama tiga hari akibat gerhana matahari pada 8 April 2024. Fenomena ini adalah momen langka yang patut kita saksikan dengan keterbukaan dan kekaguman. 🌞🌑
Gerhana matahari terjadi ketika bulan berada di antara bumi dan matahari, sehingga bayangan bulan menutupi sebagian atau seluruh permukaan matahari. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut:
1. Gerhana Matahari Total (GMT): Pada saat gerhana total, bulan sepenuhnya menutupi matahari. Ini hanya terjadi di wilayah tertentu di bumi dan hanya berlangsung beberapa menit.
2. Gerhana Matahari Sebagian (GMS): Pada saat gerhana sebagian, bulan hanya menutupi sebagian permukaan matahari. Ini lebih umum terjadi dan dapat diamati dari berbagai lokasi di bumi.
3. Mekanisme: Ketika bulan bergerak di antara bumi dan matahari, bayangan bulan jatuh ke permukaan bumi. Ini mengakibatkan penurunan intensitas cahaya matahari yang mencapai bumi selama periode gerhana.
4. Keamanan: Penting untuk selalu menggunakan perlindungan mata khusus saat mengamati gerhana matahari, terutama selama gerhana sebagian. Melihat matahari langsung tanpa perlindungan dapat merusak mata.
Ingatlah bahwa gerhana matahari adalah fenomena alam yang menarik dan patut diamati dengan keterbukaan dan kekaguman. 🌞🌑
Link Referensi
Kamis, 22 Februari 2024
Angin Kencang di Rancaekek, BRIN: 'Tornado Pertama di Indonesia!'

Sebuah kejadian alam yang menghasilkan angin kencang di daerah Sumedang-Bandung telah menarik perhatian para ahli klimatologi, yang sedang mempertimbangkan kemungkinan bahwa peristiwa alam tersebut merupakan sebuah tornado.
"Dengan demikian, apakah kalian sekarang mulai mempercayai bahwa badai tornado bisa terjadi di Indonesia? KAMAJAYA telah memprediksi kejadian ekstrem pada tanggal 21 Februari 2023," cuit Erma Yulihastin, seorang pakar klimatologi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dalam unggahannya di Twitter, pada hari Rabu (21/1).
"Rangkaian kronologis foto-foto dan video dari masyarakat serta media sangat membantu para peneliti dalam mencatat peristiwa ekstrem yang tercatat sebagai tornado pertama ini."
Menurut informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat, terdapat dua kejadian angin puting beliung yang terjadi di wilayah Sumedang-Bandung pada hari Rabu (21/2).
Kejadian pertama terjadi di Kecamatan Jatinagor, Sumedang, sekitar pukul 16.00 WIB, sementara yang kedua terjadi di Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, pada sore hari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat juga melaporkan bahwa angin puting beliung tersebut berdampak pada warga di sepanjang perbatasan antara Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung, termasuk daerah Jatinangor, Rancaekek, hingga Cicalengka.
Erma juga menyoroti lamanya bencana tersebut berlangsung, yang berbeda dengan pola umum angin puting beliung di Indonesia.
"Selain itu, lama durasi juga menjadi perhatian. Dalam kasus angin puting beliung yang biasa terjadi di Indonesia, hanya sekitar 5-10 menit, itu pun sudah dianggap sangat lama. Hanya ada satu kasus yang tidak biasa ketika angin puting beliung terjadi dalam durasi 20 menit di Cimenyan pada tahun 2021," ujarnya.
Meskipun begitu, Erma belum memiliki data mengenai kecepatan angin, diameter, atau penyebab pasti dari tornado tersebut.
"Kami tim peneliti dari BRIN akan segera melakukan rekonstruksi dan investigasi terhadap tornado yang terjadi di Rancaekek pada hari ini (21/2)," ungkap Erma.
"Dampak dari tornado berbeda dengan angin puting beliung, di mana tornado memiliki skala kekuatan angin yang lebih tinggi dan radius yang lebih luas. Kecepatan minimal angin tornado mencapai 70 km/jam. Dalam penelitian kami di BRIN, angin puting beliung terkuat mencapai 56 km/jam. Apakah kalian pernah menonton film Twister 1996?"
Analisis sementara dari BMKG Jawa Barat mengidentifikasi beberapa penyebab utama dari fenomena ini.
Pertama, suhu permukaan laut di sekitar wilayah Indonesia relatif hangat, yang mendukung peningkatan suplai uap air ke wilayah Indonesia, termasuk wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Hal ini sejalan dengan tingkat kelembapan udara di lapisan 850-500 mb yang relatif basah, yakni antara 45-95 persen.
Berikut penjelasannya berdasarkan keterangan di Layanan Cuaca Nasional AS (NWS):
F0 Angin topan/puting beliung (Gale Tornado) 40-72 (mil/jam) Beberapa kerusakan pada cerobong asap; dahan pohon patah; pohon yang berakar dangkal terjungkal; papan jalan rusak.
F1 Tornado sedang (Moderate Tornado) 73-112 (mil/jam) Atap rumah terkelupas; rumah van terdorong keluar dari pondasi atau terbalik; mobil-mobil yang sedang melaju terdorong keluar dari jalan raya; garasi bisa hancur.
F2 Tornado signifikan (Significant Tornado) 113-157 (mil/jam) Kerusakan cukup parah. Atap rumah terkoyak; rumah van terjungkal; gerbong-gerbong terdorong; pohon-pohon besar tumbang; benda-benda ringan beterbangan bak rudal.
F3 Tornado hebat (Severe Tornado) 158-306 (mil/jam)Atap dan beberapa dinding rumah-rumah yang dibangun dengan baik rusak; kereta api terbalik; sebagian besar pohon di hutan tumbang.
F4 Tornado dahsyat (Devastating Tornado) 207-460 (mil/jam) Rumah-rumah yang dibangun dengan baik rata; bangunan berpondasi lemah terhempas; mobil terlempar; dan 'rudal' benda-benda besar dihasilkan.
F5 Tornado luar biasa (Incredible Tornado) 261-318 (mil/jam) Rumah-rumah berbingkai kuat terangkat dari fondasinya dan terbawa jarak yang cukup jauh hingga hancur; mobil terbang lebih dari 100 meter; pohon-pohon bertumbangan; struktur beton bertulang baja rusak parah.
Sabtu, 27 Januari 2024
Kisah Dina Sanichar, Bocah India yang Hidup di Hutan Bersama Serigala
Ingatkah kamu dengan film Tarzan yang menceritakan bocah yang dibesarkan di hutan bersama binatang gorila?
Karena tumbuh di hutan, Tarzan tidak menjalani hidup layaknya manusia pada umumnya.
Ada lagi sebuah film berujudul Mowgli: The Legend of The Jungle yang juga menceritakan seorang anak yang dibesarkan di hutan.
Film yang diadaptasi dari sebuah novel best seller karya dari Rudy Kipling ternyata terinspirasi dari kisah nyata.
Inspirasi untuk Mowgli adalah Dina Sanichar, seorang anak dari India yang sejak kecil diasuh oleh sekawanan serigala di hutan.
Ditemukan oleh para pemburu pada tahun 1872 saat sedang berjalan bersama serigala

Dina Sanichar, si ‘bocah serigala’ dari India hidup pada abad ke-19. Tinggal jauh dari peradaban manusia, tingkah lakunya mengejutkan.
Pada tahun 1872, ia ditemukan oleh sekelompok pemburu di Uttar Pradesh saat sedang berjalan dengan kaki dan tangan mengikuti para serigala.
Melihat ada manusia, ia bersama dengan serigala yang sudah jadi teman-temannya menyingkir ke sarang persembunyian.
Para pemburu berusaha untuk menariknya keluar untuk bisa hidup bersama manusia. Tidak hanya itu, sarangnya dibakar dan serigala-serigala dibunuh.
Pemandangan saat itu menarik sekaligus mengenaskan. Di kemudian hari ditemukan beberapa anak lain yang dibesarkan di hutan.
Ternyata fenomena seperti ini terkait dengan sejarah panjang di pedalaman India.
Meskipun sudah di panti asuhan, cara hidupnya masih seperti saat di hutan

Begitu berhasil keluar, ia dibawa ke panti asuhan oleh para pemburu. Nama Dina Sanichar adalah pemberian dari kepala panti asuhan.
Sebelumnya namanya Dina saja, lalu ditambah Sanichar yang berarti hari Sabtu dalam bahasa Urdu, karena hari ketika ia tiba di panti asuhan adalah bertepatan dengan hari Sabtu.
Saat itu diperkirakan umurnya enam tahun. Setelah melewati tahun-tahun pertama kehidupannya, tidak mudah untuk mengajarinya berbahasa seperti anak-anak lain.
Kemungkinan karena memang kemampuan kognitifnya yang belum tumbuh dengan baik atau sudah terlanjur memiliki bahasa ibu, yakni bahasa serigala.
Meskipun sudah di panti asuhan, ia tetap bertingkah laku seperti saat di hutan. Saat terancam, ia akan menggonggong atau melolong.
Hanya sedikit kebiasaan manusia yang bisa dilakukannya dengan baik

Ia memang cenderung aktif tapi caranya berkomunikasi masih dengan bahasa-bahasa binatang, terus berjalan dengan kaki dan tangan, makan daging mentah, dan mengendus sebelum makan.
Akhirnya dengan kesabaran pengurus panti, ia bisa diajak berjalan dengan dua kaki, hanya saja tetap jarang mau berpakaian.
Selain tidak memiliki rasa malu seperti manusia, ia pun tidak peka dengan panas dan dingin. Sesekali ia mengasah giginya agar lebih tajam untuk menggigit daging kesukaannya.
Bertahun-tahun, ia tidak menunjukkan ciri-ciri manusia sepenuhnya. Salah satu dari sedikit ‘kebiasaan manusiawi’ yang bisa dilakukannya dengan baik adalah merokok.
Di kemudian hari, kebiasaan inilah yang menjadikannya terkena penyakit.
Hanya bisa bersahabat dengan anak yang pernah tumbuh bersama hewan di hutan

Perkembangannya secara keseluruhan tidak normal. Bahkan setelah 10 tahun hidup diantara manusia, ia sering terlihat gelisah.
Setelah menghabiskan sebagian besar masa kecilnya dengan serigala, ia merasa bingung karena terpaksa berpisah dari ‘keluarganya’ sendiri di hutan.
Meskipun tidak mudah untuk menjalani hidup sebagai manusia normal, ternyata ia juga punya sahabat di panti asuhan.
Ia bahkan bisa gantian mengajari untuk minum dari cangkir. Siapakah anak yang jadi sahabatnya? Ada satu lagi anak panti yang baru datang dan sebelumnya juga tumbuh bersama hewan hutan.
Karena sama-sama dibesarkan di alam liar, justru ada semacam ikatan emosional sehingga keduanya bisa berkomunikasi dengan bahasa yang tidak dipahami orang lain.
Kepala panti asuhan menyebutkan adanya ikatan simpati aneh yang menyatukan keduanya.
SUMBER : https://www.dailysia.com/kisah-nyata...ama-serigala/