Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Agustus 2024

Membahas tentang potensi gempa selatan Jawa yang membuat masyarakat salah kaprah

 



Beberapa hari lalu masyarakat di Pulau Jawa dan Lombok "resah" dengan berita yang menyatakan bahwa di Pulau Jawa dan Lombok akan terjadi gempa berskala M8.8. Banyak masyarakat yang menjadi panik bahkan menjadi cemas berlebihan dan tak sedikit pula yang mencerca :v .
Mari kita kenalan dulu dengan zona subduksi selatan Pulau Jawa hingga Lombok. Mungkin masih banyak yang belum tahu apa sih zona subduksi itu, zona subduksi adalah zona dimana terdapat 2 lempeng bumi yang saling bertindih satu sama lain, yang satu diatas dan satunya dibawah, zona subduksi ini berada didalam laut dan berbentuk seperti jurang yang didepannya terdapat seperti gunung yang tinggi (jika dilihat dari dasar laut). Zona subduksi ini adalah zona yang paling rapuh dan paling aktif pergerakannya, kenapa? Karena di zona subduksi ini terdapat dua pergerakan lempeng bumi yang saling berlawanan. Dimana satu lempeng dibawah akan maju dan terus mendorong lempeng diatasnya. Dan lempeng diatasnya terus terdorong oleh lempeng dibawahnya dan berusaha agar tidak terdorong. Dan ketika lempeng diatasnya sudah tidak kuat lagi menahan dorongan nafsu... eh maksudnya dorongan lempeng dibawahnya. Maka lempeng diatas akan terdorong maju kedepan atau ke atas mirip seperti sebuah per yang terpental. Dan dari hasil pergerakan ini maka terciptalah gempa besar dan tsunami. Dan pergerakan ini akan terus terulang sampai dunia kiamat pun.
Jadi lempeng2 ini akan terus terdorong lalu terlepas, dan terdorong lalu terlepas begitulah seterusnya. Jadi artinya gempa bumi tak akan pernah berhenti di dunia ini. Itulah mengapa yang namanya gempa bumi di suatu wilayah pasti akan terus terulang.
Mengenai zona subduksi di wilayah selatan Pulau Jawa. Mungkin ada banyak juga yang belum tahu bentuk zona subduksi itu seperti apa? Bentuknya ada diphoto bagian bawah yaitu berupa zona garis hitam yang berada di dasar laut, inilah zona subduksi itu.
Zona subduksi diseluruh dunia adalah zona yang paling mahir menciptakan gempa bumi besar dan tsunami yang besar, sudah banyak contohnya seperti gempa Jepang dulu, Aceh, Pangandaran, dan banyak lagi. Zona subduksi ini adalah zona satu2nya yang bisa menciptakan gempa diatas skala M8.0 bahkan hingga M9.5 pun juga bisa.
Zona subduksi diselatan Pulau Jawa bisa dikatakan zona subduksi paling mandul yang ada di Indonesia, kenapa? Karena walau zona subduksi di selatan pulau jawa ini aktif dan mempunyai potensi gempa besar tetapi sangat langka sekali zona subduksi ini melepaskan gempa besar. Tak seperti zona subduksi di Pulau Sumatera yang sangat rajin melepaskan gempa bumi besar plus tsunami, di zona subduksi selatan pulau jawa sepi sekali.
Walau sepi dan mandul, bukan berarti zona subduksi selatan pulau jawa ini adem ayem saja, tetap yang namanya zona subduksi pasti akan melepaskan gempa besar suatu saat. Hanya saja tidak bisa diketahui kapan gempanya akan terjadi.
Zona subduksi diselatan Pulau Jawa ini terbagi kedalam 3 pembagian segmen dimana masing2 segmen memiliki potensi gempa yang sangat besar. Seperti Segmen Lampung-Jabar yang memiliki potensi gempa maksimal M8.8-M9.0, Segmen Jabar-Jateng memiliki potensi gempa Maksimal M8.8, segmen Jatim-Bali memiliki potensi gempa maksimal M9.0. TAPI TAPI TAPI TAPI untuk menciptakan sebuah gempa besar yang hebat ini maka diperlukan ratusan/ribuan kilometer zona subduksi bergerak bersamaan. Misalnya zona subduksi dari Lampung-Banten bergerak bersama maka bisa saja langsung menciptakan gempa besar M9.0 sekaligus, tetapi kalau bergeraknya hanya kecil2an ya paling gempanya juga dibawah M6.0 seperti saat2 ini.
Lalu muncul pertanyaan dari masyarakat yang sering sekali diulang, seperti
1. Min memang benar ya bakalan ada gempa di Jawa M8.8 ?
Jawabannya : benar, tetapi tolong bedakan antara potensi dan prediksi. Potensi itu adalah sesuatu yang pasti terjadi tetapi tidak tahu kapan akan terjadinya. Artinya gempa M8.8 ini pasti akan terjadi dimasa depan, TETAPI tidak tahu kapan akan terjadinya dan apakah skalanya akan mencapai skala M8.8 atau tidak.
2. Min kalau tidak tahu, lalu kenapa berani bilang akan ada gempa M8.8 diselatan Jawa?
Jawabannya : skala M8.8 itu bukalanlah skala sebenarnya jika terjadi gempa di selatan jawa, melainkan skala PERKIRAAN. lalu kenapa berani memperkirakan skalanya akan mencapai skala M8.8 ? Ini adalah hasil dari para peneliti yang meneliti zona subduksi diselatan jawa, yaitu jika zona subduksi ini bergerak bersamaan maka skalanya "bisa mencapai" skala M8.8. Para peneliti berkaca pada bekas2 sedimen dimasa lalu dimana dimasa lalu juga pernah terjadi gempa besar yang sempat mengirim tsunami juga, yang namanya gempa kata admin juga adalah bencana yang pasti terulang walaupun membutuhkan waktu ratusan hingga ribuan tahun untuk menciptakan gempa besar kembali. Mungkin tak banyak yang tahu bahwa di BaratDaya Banten pernah terjadi gempa dengan kekuatan M8.1 pada tahun 1924
3. Min katanya gempanya akan menciptakan tsunami dengan tinggi 20 meter, dan akan menyapu daratan sampai 4 km jauhnya, benarkah?
Jawabannya : tinggi 20 meter dengan jarak sapuan 4 km itu bukanlah kenyataan yang benar2 akan terjadi, kenapa? Karena tak semua pesisir pantai di selatan jawa itu landai, ada yang berbukit2, ada yang berteluk dan sebagainya. Tinggi 20 meter itu hanya perkiraan yang disamakan jikalau gempa M8.8 ini benar2 terjadi. Karena siapa tahu nanti jika terjadi maka tinggi tsunaminya tak mencapai 20 meter atau bahkan lebih. Perkiraan ini dikeluarkan agar kita waspada saja dan semakin memperhatikan pesisir pantai. Berkaca pada tahun 2006 dimana tsunami dengan tinggi 7 meter mampu menyapu pesisir pantai Pangandaran sejauh 600 meter. Dimana seharusnya dalam jarak maksimal 100 meter dari pantai itu tak ada bangunan permanen. Dan memang untuk tinggi tsunami 20 meter itu mampu menyapu daratan 1-3 km. Seperti contoh tsunami di jepang yang memiliki ketinggian maksimal 40 meter dan mampu menyapu daratan sejauh 10 km dari pesisir pantai yang artinya kota2 yang ada kurang dari 10 km dari pantai pasti akan hancur seperti kota Miyako.
4. Min, kalau gempa M8.8 di selatan Jawa apakah bekasi, bandung, tasik, jakarta ah kabeh dipapai apa akan terkena?
Jawabannya : yang namanya gempa bumi itu sifatnya getarannya menyebar. Artinya walaupun gempanya di selatan cilacap pasti kota Tasikmalaya, Bandung dan Jakarta juga akan merasakan getarannya. Apalagi kalau gempanya M8.8 maka semua Pulau Jawa akan bergetar. Semakin besar gempanya maka semakin luas juga jangkauan getarannya. Hanya saja perbedaan skala getarannya akan berbeda2, semakin dekat dengan pusat gempa makan akan semakin besar juga getarannya. Jadi jangan ajukan pertanyaan lucu lagi seperti ini.
5. Min hoax ya akan ada gempa M8.8 di Cilacap?
Jawabannya : ya hoax, kata siapa akan ada gempa M8.8 di Cilacap? Pasti termakan judul berita negara +62 yang super alay kan. Judul2 berita di Indonesia memang super lebay misalnya seperti "Cilacap berpotensi gempa M8.8" atau "Lombok memiliki potensi gempa hingga M8.5". Lah cacadukan itu kata siapa? Para peneliti tak pernah mengatakan akan benar2 terjadi gempa disana. Yang benar adalah tak akan ada gempa M8.8 yang berpusat tepat di kota Cilacap atau Lombok. Yang benar adalah pusat gempa ini akan terjadi di laut atau di zona subduksi yang jaraknya sekitar 230 km dari Cilacap atau Lombok. Tahu kan jarak 230 km Selatan Cilacap artinya bukan gempanya terjadi di Cilacap.
Masih banyak masyarakat kita yang salah membaca lokasi pusat gempa. Dimana ada berita gempa dengan episenter (267 km BaratDaya Sukabumi) lalu ada yang berkomentar "disukabumi tak ada gempa tuh!" Ya jelas tak ada, memang tak ada gempa di sukabumi. Melainkan di 267 km BaratDaya Sukabumi, jauh dan sangat jauh. Sejauh harapan kamu ke dia...
6. Min apakah kota saya akan terdampak atau aman dari gempa?
Jawabannya : jika gempa terjadi diselatan pulau jawa atau dimanapun yang kekuatannya gempanya besar disekitar pulau jawa maka wilayah anda juga pasti akan terdampak, tetapi terdampak getaran gempanya saja tidak dengan tsunaminya, karena tsunami hanya berlaku untuk pesisir pantai saja. Misal ada yang bertanya "min garut aman dari tsunami gak?" Jawabannya adalah aman, walau tsunaminya setinggi 40 meter pun tetap tak akan mencapai Kota Garut. Tetapi berbeda dengan pesisir pantainya dimana Pangandaran, Pamengpeuk, Sayangheulang pasti akan berantakan
Dan untuk yang bertanya apakah wilayah saya aman dari gempa? Jawaban umumnya adalah jika anda pernah merasakan gempa artinya wilayah anda juga rawan gempa bumi, karena dalam peta potensi gempa di Pulau Jawa hampir seluruh kota di Pulau Jawa itu rentan akibat gempa bumi dan berada di dekat patahan2 aktif walau tak benar2 dekat namun jika terjadi gempa pasti akan terkena dampaknya.
Misal, min katanya di Bandung ada Patahan Lembang. Kira2 sumedang kena ga ya?
Jawabannya : jangankan sumedang, Jakarta, Bogor, Bekasi, Cirebon juga pasti akan kena jika patahan lembang benar2 melepaskan gempa besar. Kenapa? Karena getarannya akan menyebar keseluruh Jawa Barat dengan kekuatan getaran yang berbeda2. Sumedang mungkin bisa saja meraskan gempa dalam skala MMI V dan Cirebon MMI IV kedua skala ini sudah mampu membuat dinding rumah retak2 atau rubuh
7. Min, saya ada rencana mau berlibur ke pangandaran, kira2 aman ga ya. Saya jadi was2? (maksudnya aman dari gempa)
Jawabannya : tidak tahu, kenapa masyarakat Indonesia mudah sekali digertak dengan berita yang sebenarnya kejadiannya itu tak tahu kapan? Admin tak bisa menjamin keselamatan manusia karena admin juga sama manusia seperti anda. Pertanyaan2 lucu ini terjadi karena masyarakat kita mudah sekali digertak dengan berita2 seputar bencana. Cukup bilang "hati2 bandung berpotensi gempa M7.0 SR!" Yang ada difikiran masyarakat adalah "aduh bandung katanya bakalan ada gempa, jadi susah tidur nich, mana suami jauh nich jadi takut sayah". Kenapa harus takut pada berita yang kejadinnya entah kapan? Yang harus dilakukan itu adalah waspada tetapi bukan waspada yang salah. Tau apa itu? Yaitu waspada yang berlebihan dimana kita malah jadi panik karena berita itu dan bersiap2 mengungsi. Itu salah.
Disini kita woles aja mang, jangan panik atau apa. Jalani aktifitas seperti biasa. Lanjutkan ngopi, udud dan barangdahar seperti biasa. Dan tambah pengetahuannya tentang gempa bumi agar makin kenal dan waspada...


Minggu, 14 Juli 2024

Kecubung Dianggap Lebih Berbahaya daripada Sabu

 
Kuping Kopok! Kecubung Dianggap Lebih Berbahaya daripada Sabu, Ini Faktanya Gansist
Buah Kecubung Dianggap Lebih Berbahaya daripada Sabu dan Jenis Narkoba Lainnya, Ternyata ini Faktanya menurut Dokter!

Kasus terbaru tentang sebanyak 44 orang yang kedapatan mabuk kecubung dan berakhir di rumah sakit jiwa di Banjarmasin sekarang lagi ramai dibicarakan nih gansist, apalagi setelah dua yang lainnya dinyatakan meninggal dunia. Ungkapan-ungkapan narasi di internet pun menyeruak, bahkan ada yang sampai sebut jika kecubung ternyata lebih berbahaya daripada narkoba jenis sabu, kokain dan heroin.

Namun sampai sekarang Indonesia tidak mengategorikan buah-buahan tersebut dalam satu jenis narkoba, dan mengenai soal kecubung lebih berbahaya dari beberapa jenis narkoba, dari pernyataan dr Hari Nugroho dari Institute of Mental Health Addiction and Neuroscience (IMAN), merupakan narasi yang kurang tepat. Sebab semua jenis tanaman memiliki kandungan zat, dan memiliki efek tersendiri, terutama tanaman yang memiliki zat psikoaktif seperti kecubung.

Buah kecubung atau Datura metel merupakan tanaman yang cukup kontroversial karena efek psikoaktif yang dimilikinya. Dalam beberapa kasus, kecubung telah disalahgunakan sebagai zat adiktif dan mengakibatkan dampak yang serius bagi kesehatan. Dikarenakan tanaman ini adalah yang cukup mudah dicari dan untuk disalahgunakan, hampir mirip seperti halnya jamur dari kotoran hewan (sapi).





Kuping Kopok! Kecubung Dianggap Lebih Berbahaya daripada Sabu, Ini Faktanya Gansist
Melihat dampak negatif yang ditimbulkan oleh buah kecubung, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan bahayanya zat ini. Walaupun yang diungkapkan terbaru dari BNN Kota Banjarmasin menyatakan, buah-buahan tersebut bukan sebagai narkotika, tapi telah mengkategorikannya sebagai salah satu dari 15 tanaman berbahaya yang hampir menyerupai narkotika. Dengan demikian, pemahaman yang benar tentang kecubung dan efek buruknya perlu disosialisasikan agar masyarakat dapat terhindar dari ancaman kesehatan yang ditimbulkan oleh tanaman ini.

Rabu, 10 Juli 2024

PERBEDAAN ORANG JAWA DAN SUNDA, MULAI DARI ASAL USUL HINGGA CIRI KHAS KARAKTER

 


Pulau Jawa merupakan pusat peradaban di Indonesia. Akan tetapi dengan hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) baru bisa saja peradaban bangsa Indonesia tidak akan berpusat lagi di Pulau ini.
Namun, ada hal yang menarik bila kita berbicara tentang pulau Jawa. Pasalnya Pulau ini dihuni oleh dua suku bangsa yang sangat besar, yakni suku Jawa dan suku Sunda.
Jika populasi dari kedua suku ini digabungkan maka hasilnya hampir mencapai 60% dari populasi bangsa Indonesia.
Walaupun sama-sama mendiami pulau Jawa, ada beberapa perbedaan dari kedua suku terbesar di Indonesia ini.
Berikut ini akan dibahas mengenai perbedaan antara orang Jawa dan Sunda.
1. ASAL USUL
Nama jawa berasal dari kata "Yava" yang artinya jelai atau tanaman padi-padian. Hal ini mengarah kepada nama pulau yavadwipa yang sekarang disebut pulau Jawa. Pusat peradaban orang Jawa ada di dekat gunung-gunung aktif yang subur.
Sedangkan nama Sunda berasal dari kata "Sund" yang artinya bercahaya. Hal ini mengarah kepada karakter kulit orang Sunda itu sendiri yang lebih putih ketimbang pendatang dari Cola India maupun tetangga mereka yakni orang Jawa.
Hal ini dikarenakan pusat peradaban orang Sunda ada di dataran tinggi dan orang-orang Sunda umumnya memiliki kulit yang lebih terang.
2. STRUKTUR MASYARAKAT
Masyarakat Sunda jauh lebih egaliter daripada masyarakat Jawa yang lebih feodal. Dapat kita nilai dari bahasanya.
Bahasa Sunda yang belum terpengaruh budaya Jawa Mataram seperti Banten tidak memiliki struktur kasar, tengah, dan halus.
Hal ini dikarenakan budaya Keraton dan feodalisme di wilayah timur Jawa sangat kental jika dibandingkan dengan di barat.
3. KARAKTER POSITIF
Orang Jawa terkenal pekerja keras, ambisius, dan cukup serius. Bangsa ini dikenal banyak memiliki pencapaian seperti membangun Candi Borobudur, Candi Prambanan, Kompleks Dieng, dan lain sebagainya.
Selain itu orang Jawa juga tercatat memiliki jejak imperialis dilihat dari Kerajaan Singasari dan Majapahit. Orang Jawa juga terkenal mau hidup susah dan gemar merantau.
Sedangkan orang Sunda terkenal lebih santai dan humoris walau tidak sebanyak orang Jawa, orang Sunda sangat terkenal di bidang Entertainment.
Tentunya ini bukan hanya dikarenakan tampang mereka yang rupawan, namun juga humor mereka yang mengena ke semua kalangan.
4. KARAKTER NEGATIF
Stereotip negatif orang Jawa yang paling umum adalah tidak terus terang dan bermuka dua. Dalam sejarah orang Jawa adalah ahli dalam serangan tiba-tiba dan gerilya.
Mulai dari Perang Diponegoro, Perang Majapahit melawan Mongol, Perang Bubat dann hampir semua perang yang terjadi berawal dari orang Jawa yang menyerang tanpa pernyataan perang.
Selain itu, Nenek Moyang bangsa Jawa juga terkenal dengan siasat politik tusuk menusuknya. Hal itu dapat kita lihat dalam sejarah bahwa orang Jawa sering berperang dengan sesamanya dikenal sebagai bangsa yang ekspansionis.
Sedangkan stereotip negatif orang Sunda yang paling umum adalah malas, kurang ambisius, dan hanya mengandalkan wajah.
Dalam sejarah kerajaan-kerajaan Sunda tidak begitu ekspansionis bahkan walaupun ada wilayahnya yang dicaplok oleh orang Jawa.
Stereotip mereka yang kurang ambisius ini mungkin lahir dari keengganan banyak orang Sunda untuk merantau karena menganggap tanah Pasundan sendiri sudah sangat mencukupi untuk mereka. Ditambah lagi kondisi tanah Pasundan yang jarang perang antar Kadipaten.
Itulah beberapa perbedaan orang Jawa dan orang Sunda. Artikel ini tidak ada maksud untuk meninggikan atau merendahkan salah satu suku dari kedua suku bangsa yang besar ini.
Suku Jawa ataupun suku Sunda sekarang sudah menjadi satu bangsa Indonesia bersama dengan suku-suku lainnya.

Jumat, 05 Juli 2024

10 mitos tentang babi

 


1. Babi tidak memiliki leher, sehingga tak mungkin dipotong untuk dimakan.
Salah.
Secara biologis babi mempunyai leher, pada kerangka babi terdapat cervical vertebrae yang tidak lain tidak bukan adalah tulang leher.

2. Kantung urine babi sering bocor, sehingga urine babi merembes ke dalam daging, sehingga menjijikan untuk dimakan.
Salah.
Kalau karena terkena urine menjadikan daging menjijikan untuk dimakan, maka bagian-bagian seperti usus, hati, serta kelamin sapi atau kambing juga menjijikan untuk dimakan. Usus dilewati kotoran setiap harinya, hati menjadi tempat penyaringan darah dari penyakit-penyakit, dan juga kelamin dilewati urine setiap hari, namun tidak satupun bagian dari sapi atau kambing dan juga hewan lainnya yang dilarang untuk dikonsumsi.

3. Babi memakan kotorannya sendiri.
Salah.
Babi tidak memakan kembali kotorannya sendiri, kecuali terpaksa, misalnya disebabkan tidak adanya makanan. Memakan kembali kotorannya sendiri adalah cara untuk bertahan hidup. Sapi pun kalau terpaksa akan memakan kembali kotorannya sendiri. Lagipula memakan kotoran bukan berarti menyerap kotoran tersebut dan menyebarkannya ke seluruh jaringan tubuh, tetap saja hanya nutrisi dan zat-zat lainnya yang tersisa yang diserap tubuh.

4. Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Salah.
Orang-orang yang memakan babi tidak ada bau khas pada diri mereka.

5. Cacing pita merupakan penyakit yang sangat berbahaya yang dapat terjadi karena mengonsumsi daging babi.
Salah.
Cacing pita tidak hanya terdapat pada babi, namun juga pada ayam, sapi, kambing, kerbau, dan hewan-hewan ternak lainnya. Taenia saginata berasal dari daging sapi, Taenia solium berasal dari daging babi, dan Diphyllobothrium latum berasal dari ikan. Proses pemasakan yang benar menghilangkan resiko terinfeksi cacing pita.

6. Daging babi merupakan penyebab utama kanker anus & kolon.
Salah.
Kanker anus disebabkan oleh infeksi human papilloma virus (HPV), merokok, dan lemahnya imunitas tubuh. Beberapa faktor seperti genetik dan diet mempengaruhi munculnya kanker kolon.

7. Beberapa bibit penyakit mengerikan dibawa babi, seperti Cacing pita (Taenia solium), Cacing spiral (Trichinella spiralis), Cacing tambang (Ancylostoma duodenale), Cacing paru (Paragonimus pulmonaris), Cacing usus (Fasciolopsis buski), Cacing Schistosoma (japonicum), Bakteri Tuberculosis (TBC), Bakteri kolera (Salmonella choleraesuis), Bakteri Brucellosis suis, Virus cacar (Small pox), Virus kudis (Scabies), Parasit protozoa Balantidium coli, Parasit protozoa Toxoplasma gondii.
Salah.
Taenia solium akan mati dengan cara memasak daging babi sampai matang. Trichinella spiralis juga terdapat pada kuda, juga akan mati setelah melalui proses pemasakan yang benar.
Ancylostoma duodenale sangat jarang ditemukan pada tubuh babi, lebih sering ditemukan di tempat-tempat kotor.
Paragonimus pulmonalis adalah kasus yang jarang pada manusia, cacing ini lebih sering menyerang kucing.
Fasciolopsis buski menyerang babi dan manusia yang memakan tanaman air yang terinfeksi cacing ini. Memasak daging babi dengan benar sudah cukup untuk membunuh cacing ini.
Schistosoma japonicum ditemukan di perairan air tawar, bukan pada babi, dan ditularkan oleh siput yang berada di air.
Mycobacterium tuberculosis tidak disebarkan oleh babi, melainkan dari manusia ke manusia lainnya melalui udara, seperti ketika batuk dan bersin.
Salmonella choleraesuis menyerang semua hewan ternak, sapi, kambing, domba, babi, dan ayam. Salmonella paling tinggi terdapat pada ayam dan telur.
Brucellosis suis terdapat pada babi, sapi, domba, dan kambing.
Smallpox tidak disebarkan oleh binatang, melainkan oleh sesama manusia.
Sarcoptes scabiei tidak menular melalui binatang. Tungau pada manusia hanya menular ke sesama manusia, begitu juga dengan tungau pada binatang.
Balantidium coli lebih sering ditemukan di negara-negara berkembang.
Toxoplasma gondii lebih sering dijumpai pada kucing daripada domba ataupun babi. Semua bisa dihindari dengan cara hidup higienis dan memasak makanan dengan sempurna.

8. Daging babi empuk banyak mengandung lemak berbahaya, sulit dicerna oleh badan manusia.
Salah.
Dilihat perbandingan kandungan nutrisi antara daging babi, daging ayam, dan daging sapi. Lemak yang terkandung di daging babi juga terdapat di daging ayam maupun daging sapi, yaitu saturated fat, polyunsaturated fat, dan monounsaturated fat. Untuk 100 gram, daging sapi mempunyai kadar lemak total paling tinggi, saturated fat paling tinggi, monounsaturated fat tertinggi. Sedangkan pada 100 gram daging ayam mempunyai kadar polyunsaturated fat paling tinggi.

9. DNA babi mirip dengan manusia sehingga sifat buruk babi dapat menular kepada manusia.
Salah.
Apabila kita membandingkan urutan non-kode dari lokasi yang sama pada genom, maka tidak ada kemiripan antara manusia dan babi. Justru manusia lebih mirip dengan simpanse dan kera-kera lainnya. Apalagi tak ada bukti bahwa mengkonsumsi hewan yang mempunyai DNA yang mirip dapat menularkan sifat buruk. Negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Singapur, Inggris, Prancis, Italia, Canada, dll adalah negara pengonsumsi babi, negara tersebut tergolong jauh lebih rapi dan bersih dibandingkan negara-negara berkembang macam India, Bangladesh, Indonesia, Pakistan, dan negara-negara Afrika yang justru banyak pemukiman kumuh dan penyakit yang berhubungan dengan higienitas dan sanitasi yang buruk.

10. Babi merupakan carrier virus Flu Burung (Avian influenza) dan Flu Babi (Swine Influenza).
Salah.
Virus flu burung H5N1 tidak berasal dari babi, melainkan dari unggas. Sedangkan virus H1N1 adalah virus influenza yang dulu menyerang manusia namun dikira berasal dari babi. Semua virus influenza bermutasi pada semua inangnya, tidak hanya pada babi, namun juga unggas dan mamalia lainnya.
Kesimpulan : banyak “fakta” yang beredar adalah salah alias hoax. Cacing-cacing yang ada pada babi pun akan mati dengan pemasakan yang matang, beberapa penyakit yang ada pada babi juga sebenarnya ditemukan pada hewan-hewan lainnya. Sederhananya, lihat urutan negara-negara tersehat di dunia dengan tingkat harapan hidup penduduk tertinggi, maka anda akan menemukan fakta kalau mayoritas dari mereka adalah negara pengkonsumsi babi.
Babi bisa amat berguna, apalagi bisa dimasak dan diolah dengan 1001 macam cara dan rasanya lezat....jadi jangan menyalahkan babinya....salahkan tukang masaknya....
😀😀😀😀
NB : Ada yang menanggapinya secara praktis dengan ilmu yang dikuasainya, terima kasih...
Saya sih bukan ahli biologi ya tapi saya kebetulan hanya seorang dokter hewan praktisi yg kebetulan juga mempelajari anatomi hewan.
No.1 babi memiliki leher krn dia memiliki tulang os vetebrae cervicalis itu tulang leher bukan tulang dada
No. 3. Babi tidak memakan kotorannya kembali itu betul kecuali mereka kelaparan, sama halnya seperti hewan lain jika ingin survive bahkan kelinci pun kadang memakan kotorannya sendiri.
Babi itu seperti hewan lain
kenyang akan stop makan dan langsung tidur.
Hewan ruminansia (sapi, kuda, jerapah) memiliki kebiasaan memakan makanannya dengan memuntahkan dan memakannya kembali.
5.6.7 : perlu saya ingatkan bahwa sapi memiliki penyakit antrax yg walaupun sapi itu mati mau itu dikubur atau dibakar bakteri antrax tidak akan mati namun akan menetap selama 100 tahun pada daerah yg terjangkit dan juga ada brucellosis yg cukup berbahaya tidak hanya itu sapi pun jika terkena cacing pita, telur cacing pita bisa di temukan pada otot masseter atau pipi, leher, dan anggota gerak yg di kaki,, makanya ketika idul adha saya beserta tim pemeriksa daging selalu mengecek lokasi2 tersebut sebelum di potong2 dan dibagikan ke kawan2 muslim, tak hanya itu juga hati pun bisa terdapat fasciola gigantika, dulu saya pernah teliti di jawa barat yaitu 3 dari 5 sapi terinfeksi fasciola gigantika,
Lalu di Babi ?? Untuk sementara penyakit berbahaya Babi yg cukup ditakuti bukan cacing pita melainkan hog cholera namun vaksin hog cholera pun sudah ada jadi sudah ada pencegahan mengenai penyakit tersebut.
10. Untuk virus h5n1 yaitu flu Burung sendiri TIDAK BERMUTASI menjadi virus H1N1
Karena virus dengan kode H dan N adalah virus yg menyebabkan sel darah merah menggumpal dan mengikat virus itu dengan sel yang terinfeksi.